harapanrakyat.com,- Insiden kecelakaan kembali terjadi di jalur rel kereta. Seorang warga dilaporkan tertabrak kereta api di Baros, tepatnya di kawasan Jalan Sukimun, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026). Korban segera dievakuasi petugas untuk mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Lokasi kejadian ini memang dikenal sebagai titik rawan karena sering dijadikan jalur lintas atau jalan pintas oleh warga setempat. Hingga saat ini, identitas korban serta kronologi pasti kejadian masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan pihak kepolisian.
Baca Juga: Palang Pintu Otomatis di Cilame Belum Terpasang, Ini Alasan Dishub KBB
Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Personel piket dan Unit Reskrim langsung diterjunkan ke lokasi warga yang tertabrak kereta api di wilayah Kecamatan Baros tersebut untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP). Serta berkoordinasi dengan pihak PT KAI dan tim Inafis.
“Korban sudah kami evakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini identitasnya masih dalam proses pendataan, dan kami juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang ada di lokasi,” kata Donny.
Kondisi Warga yang Tertabrak Kereta Api di Baros Cimahi
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Tewas Tersambar KA Argo Wilis di Tasikmalaya, Begini Kronologinya
Garis polisi pun segera dipasang untuk kepentingan penyelidikan sekaligus menjaga situasi agar tetap kondusif. Sementara itu, kondisi terkini korban belum dapat dikonfirmasi secara detail.
Insiden ini kembali menjadi peringatan keras akan bahayanya aktivitas di sekitar rel kereta api. Donny menegaskan bahwa kelalaian sekecil apa pun bisa berakibat fatal, mengingat laju kereta yang tinggi dan sulit berhenti mendadak.
“Jangan pernah berjalan di atas rel atau menjadikannya jalan pintas. Wajib menggunakan perlintasan resmi dan selalu waspada terhadap rambu serta sinyal yang ada,” tegasnya.
Untuk mencegah kejadian adanya warga yang tertabrak kereta api di kawasan tersebut, Polsek Cimahi berencana meningkatkan intensitas patroli dan sosialisasi. Terutama di perlintasan sebidang yang belum dilengkapi palang pintu otomatis.
Baca Juga: Seorang Pria Tewas Tertemper Kereta Api di Garut
“Kami akan perkuat imbauan keselamatan, pasang spanduk peringatan, dan tingkatkan penjagaan di titik-titik rawan bekerja sama dengan PT KAI dan pihak lingkungan,” tambahnya.
Kepada masyarakat, Donny mengimbau agar selalu waspada dan segera melapor ke nomor darurat 110 jika melihat potensi bahaya atau kejadian darurat. Keselamatan di jalan dan rel adalah tanggung jawab bersama. (Eri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

21 hours ago
9
















































