harapanrakyat.com,- Jagat media sosial di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat, tengah digemparkan oleh kabar tewasnya seorang remaja asal Taraju, Panguyuhan Ciodeng, Desa Purwarahayu, Kabupaten Tasikmalaya berinisial MI (18).
Korban diduga meregang nyawa setelah dikeroyok oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) saat dalam perjalanan pulang pada Kamis (30/4/2025) malam di Jalan Cisinga, tepatnya di Borolong.
Video seorang remaja asal Taraju sesaat sebelum meninggal dunia sempat beredar luas di perpesanan singkat WhatsApps. Dalam video yang beredar terlihat korban tergeletak di atas bangku tempat duduk depan warung.
Baca Juga: Kasus Dugaan Perampasan Perhiasan Kerabat Sendiri di Singaparna Tasikmalaya Viral di Media Sosial
Belum diketahui pasti motif dari para terduga pelaku nekat melakukan pengeroyokan tersebut. Hingga kini pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Tasikmalaya tengah melakukan penyelidikan.
Kronologi Remaja Asal Taraju Tasikmalaya Tewas
Kabar duka ini mencuat ke publik setelah sejumlah akun media sosial, salah satunya akun Facebook @Noerkholiz Muhtar, mengunggah kronologi kejadian, serta tuntutan keadilan bagi korban pada Sabtu (2/5/2026).
Unggahan tersebut meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini, karena telah menghilangkan nyawa seseorang.
“Wajib di usut, apapun alasannya menghilangkan nyawa seseorang tidak bisa dibenarkan,” tulis akun Noerkholiz Muhtar dilihat harapanrakyat.com Minggu (3/5/2025).
“Kronologi, bahwa saat itu korban dan temannya berangkat dari rumah untuk nonton bareng Bhayangkara vs Persib di sekitar Tasikmalaya,” tulisnya.
Dalam keterangan unggahannya, akun tersebut juga menjelaskan bahwa setelah dari acara, remaja asal Taraju itu tidak langsung pulang ke rumah, melainkan mampir ke Citiis. Pada saat perjalanan pulang dari Citiis, di tengah jalan korban dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal. Mereka langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban dan temannya.
“Untuk itu, atas nama keluarga korban kami mohon dengan sangat kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini, agar para pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya dan seadil adilnya,” pungkas @Noerkholiz Muhtar.
Sementara itu, pihak Polres Tasikmalaya melalui komentarnya di salah satu media sosial menyebutkan bahwa kasus tersebut dalam proses tindak lanjut oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama di Cikatomas, Polres Tasikmalaya Amankan Terduga Pelaku
“Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Terkait kejadian tersebut, saat ini kasusnya sedang dalam proses tindak lanjut oleh pihak kepolisian. Penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku guna mengungkap fakta dan pihak-pihak yang terlibat,” tulis akun @Polres Tasikmalaya.
Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan. Apabila membutuhkan bantuan atau terdapat informasi tambahan, silahkan menghubungi Call Center 110. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

5 hours ago
8
















































