Karnaval Perayaan Kemerdekaan, Warga Rejasari Kota Banjar Parodikan Perbaiki Jalan Rusak Penuh Air

15 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Warga Dusun Rancabulus, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan aksi parodi memperbaiki jalan rusak saat karnaval perayaan Kemerdekaan RI ke-80 di Dusun Rancabulus, Sabtu (31/8/2025).

Aksi parodi memperbaiki jalan rusak dalam rangka karnaval Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Dusun Rancabulus itu dilakukan saat peserta karnaval melintas di ruas jalan Bantardawa. Kemudian direkam oleh kamera warga.

Karnaval Perayaan Kemerdekaan di Rejasari Kota Banjar

Nampak dalam video, peserta karnaval mirip pekerja proyek mengenakan helm warna kuning, lengkap dengan rompi orange tengah memparodikan pengaspalan jalan rusak yang penuh genangan air.

Baca Juga: Jalan Rusak Kerap Jadi Penyebab Kecelakaan, Warga Rejasari Minta Pemkot Banjar Segera Turun Tangan

Dua orang peserta karnaval juga terlihat melakukan pengukuran jalan. Sedangkan peserta yang lain sibuk menuangkan aspal kosong dari wadah mirip drum yang biasa digunakan membawa aspal panas.

Tak hanya itu, dalam video juga terlihat peserta Karnaval Perayaan Kemerdekaan lainnya membawa replika alat berat atau tandom roller untuk meratakan material jalan rusak yang terisi genangan air.

“Disetum-disetum. Jalan rusak,” teriak salah seorang warga dalam video karnaval yang menggambarkan perbaikan jalan rusak tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Rejasari, Ahmad Afrizal Rizki, membenarkan hal itu merupakan acara karnaval perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-80, yang berlangsung hari ini di wilayahnya

Bentuk Kekecewaan dan Harapan Masyarakat

Menurutnya, apa yang terlihat dalam video bagian dari ekspresi bentuk kekecewaan dan juga harapan masyarakat setempat. Agar jalan rusak yang ada di wilayahnya diperhatikan oleh pemerintah kota.

“Apa yang ada dalam video itu bagian dari ekspresi bentuk kekecewaan, dan juga harapan masyarakat supaya jalan rusak ini diperbaiki,” kata Afrizal.

Ia menyebutkan, jalan tersebut merupakan aset milik pemerintah kota dengan panjang sekitar 1,1 kilometer. Akses ini menghubungkan 3 jalan dusun dan juga jalan utama menuju kecamatan dan pusat kota.

Pihaknya berharap pemerintah kota dapat segera memperbaiki jalan yang kondisinya rusak. Paling tidak dengan melakukan penambalan di sejumlah titik ruas jalan yang kondisinya cukup rawan.

“Mudah-mudahan dengan adanya dorongan berbagai pihak bisa segera diperhatikan dan dibangun. Paling tidak memperbaiki titik jalan yang rawan dan rusaknya sudah parah,” harap Afrizal.

Anggaran Pemkot Terbatas

Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kota Banjar, Harun Al Rasyid mengatakan, saat ini pemerintah kota belum bisa berbuat banyak untuk melakukan rehabilitasi maupun rekonstruksi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: Perbaikan Infrastruktur Jalan Rusak di Kota Banjar Harus Jadi Prioritas

Hal ini karena anggaran yang dimiliki sangat terbatas. Meski begitu, pihaknya akan mencari sumber anggaran yang memungkinkan untuk melakukan perbaikan jalan rusak.

Pihaknya juga tengah mengusulkan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak yang ada di Kota Banjar. Seperti halnya Jalan Bantardawa, kemudian jalan ke arah PDAM Langensari, serta jalan rusak di Situbatu dan Neglasari.

“Kedepan kita akan mencoba lebih memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur jalan. Meskipun itu mungkin dari sumber anggarannya yang sangat terbatas,” terang Harun usai acara audiensi dengan Posnu Kota Banjar belum lama ini. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |