harapanrakyat.com,- Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kampung Nanggerang, Desa Salawu, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (21/6/2026) malam. Insiden kebakaran ini menghanguskan satu unit rumah dua lantai milik Muhamad Nizar Yuma Pratama (33). Sementara satu rumah lainnya milik Badrudin mengalami kerusakan pada sebagian bangunan.
Baca Juga: Dua Orang Tewas dan Satu Luka-luka dalam Insiden Kebakaran Rumah di Garut
Kobaran api yang berada di tengah kawasan padat itu, sempat membuat panik warga sekitar. Selain itu, kobaran api yang membesar dengan cepat disertai kepulan asap pekat yang membumbung tinggi, membuat warga langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adi Setia, mengonfirmasi adanya musibah kebakaran hebat di Salawu tersebut. Begitu menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, Tagana, TNI, dan Polri langsung bergerak cepat menuju lokasi. Mereka bergerak untuk menjinakkan si jago merah.
“Tim gabungan bersama pihak kepolisian dan TNI langsung bahu-membahu berupaya memadamkan api, dibantu oleh warga sekitar yang ada di lokasi,” ungkapnya.
Beruntung, musibah ini tidak sampai menelan korban jiwa. Sebuah penyelamatan dramatis juga sempat terjadi ketika seorang balita berusia 10 bulan yang berada di dalam kamar berhasil dievakuasi keluar dengan selamat. Kejadian itu terjadi sebelum api meluas.
Meski seluruh anggota keluarga dipastikan aman, kerugian materiil diperkirakan cukup besar. Karena, seluruh atap genteng lantai atas beserta isinya ludes terbakar, termasuk sebagian perabotan di lantai bawah.
Baca Juga: Ditinggal Salat Jumat, Bangunan Semi Permanen di Pemancingan Mangkubumi Tasikmalaya Ludes Terbakar
Apa Penyebab Kebakaran Hebat di Salawu Tasikmalaya?
Kapolsek Salawu, AKP Dedi Darsono menjelaskan, bahwa titik api pertama kali muncul dari lantai dua rumah Muhammad Nizar. Ruangan di lantai atas tersebut memang diketahui jarang digunakan untuk aktivitas sehari-hari oleh pemiliknya.
Kejadian bermula saat beberapa anggota keluarga korban, yakni Dita, Padil, dan Aulia, tiba-tiba mendengar suara percikan yang aneh, disertai bau hangus yang menyengat dari arah ruang tengah lantai dua. Setelah diperiksa, mereka mendapati asap tebal sudah menyelimuti ruangan. Api mulai merembet ke bagian atap genteng.
Sontak, mereka langsung berteriak histeris meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan tersebut spontan datang membawa peralatan seadanya. Selain itu, mereka mengambil air dari masjid yang berada tepat di depan rumah korban. Namun, embusan angin dan material yang mudah terbakar, membuat api dengan sangat cepat membesar. Selanjutnya, api merembet ke lantai bawah.
AKP Dedi Darsono menambahkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal, dugaan kuat penyebab kebakaran hebat di Salawu ini adalah akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik di lantai dua.
“Dugaan sementara berasal dari korsleting arus pendek listrik. Petugas di lapangan juga langsung berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi, demi keamanan proses pemadaman dan pendinginan,” jelasnya.
Belajar dari insiden kebakaran hebat ini, pihak kepolisian mengimbau keras kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Salawu, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Selain itu juga, masyarakat diminta rutin mengecek kelaikan instalasi listrik di rumah masing-masing. Terutama pada ruangan yang jarang ditempati.
Baca Juga: Awas! Garut Sedang Musim Hubungan Arus Pendek Listrik, Satu Rumah Kembali Terbakar
“Kami berpesan kepada masyarakat untuk memastikan colokan, kondisi kabel, dan sekring rumah dalam keadaan baik. Matikan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan sebelum tidur atau saat hendak meninggalkan rumah,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

6 hours ago
2

















































