Baru-baru ini FIFA memberikan sanksi berat kepada Ketua Badan Timnas Indonesia, Sumardji. Hal ini terjadi akibat insiden keributan Timnas Indonesia kontra Irak pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bulan Oktober 2025 lalu.
Pertandingan tersebut memang berlangsung sengit dan berakhir kemenangan untuk Irak dengan skor tipis 1-0. Sumardji yang saat itu masih menjadi Manajer Timnas Indonesia pun terlihat adu mulut dengan wasit Ma Ning yang memimpin jalannya laga ini.
Ketua Badan Timnas Indonesia tersebut menilai sang wasit memberikan keputusan-keputusan yang merugikan Timnas Indonesia di laga kontra Irak.
Buntutnya, Sumardji dan dua pemain Timnas Indonesia, yakni Thom Haye dan Shayne Pattynama mendapatkan kartu merah. Sialnya lagi, Sumardji juga mendapat sanksi berat dari FIFA.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Tanpa Dua Pemain Andalan
Komite Disiplin FIFA melaporkan bahwa Sumardji dianggap bertindak agresif pada Ma Ning, wasit asal China dari belakang usai laga berakhir. Bahkan wasit itu sempat terjatuh ketika sang pengadil tengah memberikan kartu merah terhadap Shayne Pattynama.
Ketua Badan Timnas Indonesia Sumardji Dapat 2 Sanksi Berat FIFA
FIFA pun akhirnya memutuskan dua sanksi berat kepada Sumardji. Ia dianggap melanggar Pasal 14 Kode Disiplin FIFA tentang penyerangan pada perangkat pertandingan. Bila ada yang melanggar, akan kena sanksi 15 laga minimum.
Maka dari itu, hukuman yang Sumardji terima cukup berat. Hukuman pertama yakni skorsing di mana ia tidak bisa mendampingi skuad Garuda sebanyak 20 pertandingan. Kedua, ia juga harus membayar denda senilai 15.000 franc swiss atau setara dengan Rp 324 juta.
Baca Juga: FIFA Series 2026 di Indonesia; Bukan Menantang Finlandia, Ini Calon Lawan Timnas Garuda
“Tergugat dapat skorsing sebanyak 20 pertandingan,” demikian keputusan Komite Disiplin FIFA.
PSSI Gagal Melakukan Banding
Sebenarnya sanksi ini sudah lama diumumkan dan PSSI pun sempat melakukan banding sejak akhir tahun 2025 kemarin. Sayangnya, upaya tersebut gagal dan Ketua Badan Timnas Indonesia, Sumardji harus menjalani hukuman tersebut dalam waktu dekat ini.
Kemudian, sanksi denda harus Sumardji bayar dalam waktu 30 hari usai Komite Disiplin FIFA mengambil keputusan. Bila Sumardji melakukan kesalahan lagi, maka akan mendapat hukuman tambahan dari FIFA.
Baca Juga: Alasan FIFA Memberikan Sanksi Larangan Bermain di Empat Laga pada Thom Haye dan Shayne Pattynama
Mendapat sanksi tersebut, Sumardji mengaku kecewa dengan keputusan FIFA. Ia menganggap bahwa hukumannya cukup aneh.
“Sanksi tidak boleh mendampingi Timnas Indonesia sebanyak 20 pertandingan. Saya kecewa karena nggak masuk nalar saja,” respon Sumardji, Ketua Badan Timnas Indonesia.
Kini, Sumardji sudah tidak lagi menjadi Manajer Timnas Indonesia. Ia mundur usai gagal di SEA Games 2025 yang digelar di Thailand. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

2 hours ago
3

















































