harapanrakyat.com,- Keluhan masyarakat terkait jalan rusak di sekitar kawasan Pasar Cikurubuk yang mengancam keselamatan pengguna jalan, akhirnya mendapat respons serius dari Pemkot Tasikmalaya. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya memastikan, bahwa penanganan jalan penting tersebut telah masuk dalam agenda prioritas.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, Heri Nugraha mengungkapkan, bahwa kondisi infrastruktur di area pusat perbelanjaan terbesar di Tasikmalaya tersebut sudah lama menjadi perhatian pemerintah.
”Dari keluhan masyarakat mengenai jalan di sekitar Pasar Cikurubuk, kami dari Dinas PU Bidang Jalan sudah menjadikannya atensi. Bahkan sejak tahun-tahun sebelumnya,” kata Heri pada harapanrakyat.com saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Bakal Gelar Demo Besar, Protes Praktik Grosir Eceran
Butuh Rp15,4 Miliar untuk Perbaiki Jalan Rusak Pasar Cikurubuk
Heri menjelaskan, tahapan administratif untuk perbaikan total jalan tersebut sebenarnya sudah berjalan. Saat ini, pemerintah telah mengantongi dokumen Detail Engineering Design (DED) sebagai acuan teknis perbaikan di lapangan.
”Kondisi sekarang terkait pembaruan jalan tersebut sudah ada DED-nya, tinggal menunggu realisasi pelaksanaan fisik. Tahun ini kami sedang mengajukan perencanaan anggaran pelaksanaan fisiknya, mudah-mudahan tahun depan (2027) perbaikan fisik dapat direalisasikan,” tambahnya.
Merespons aksi warga yang berinisiatif menambal lubang jalan secara mandiri guna mencegah kecelakaan, Heri menyampaikan apresiasi yang tinggi. Ia mengakui keterbatasan pemerintah dalam bergerak cepat, namun memastikan proses terus berjalan.
”Terkait upaya masyarakat yang menambal secara mandiri, kami tentu mengapresiasi kepedulian mereka terhadap keamanan jalan. Walaupun seharusnya ini adalah tugas kami, namun kami pun saat ini masih dalam proses,” tuturnya secara terbuka.
Mengenai kebutuhan anggaran, pihaknya memperkirakan plot dana untuk membenahi seluruh jalan di sekitar Pasar Cikurubuk yang rusak mencapai Rp15,4 miliar.
”Rencana anggaran yang disiapkan mencapai Rp15,4 miliar. Namun, harga tersebut pasti akan ada penyesuaian lagi ke depan, mengikuti fluktuasi harga bahan baku yang terdampak oleh situasi geopolitik global,” pungkasnya. (Rafi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

10 hours ago
8

















































