harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini bergerak cepat membenahi sistem pengelolaan limbah di wilayahnya. Sebagai langkah jangka panjang, disiapkan dua fasilitas pengolahan sampah terpadu yang akan dibangun di lokasi berbeda. Hal ini dilakukan guna menjamin pelayanan tetap berjalan andal di masa depan.
Baca juga: Pemprov Minta Pemkot Bandung Akselerasi Penyiapan Infrastruktur Pendukung Mesin Pengolah Sampah
Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi utama, mengingat operasional Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti yang menjadi tumpuan selama ini dikhawatirkan tidak akan selamanya dapat berfungsi. Agar tidak terjadi masalah penumpukan sampah saat fasilitas itu berhenti beroperasi, maka disiapkan lokasi pengganti sejak dini.
Rencana Pembangunan Pusat Pengolahan Sampah Baru
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Ibrahim Aji, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun berbagai rencana agar peralihan sistem pembuangan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat. Salah satu langkah nyatanya adalah menghidupkan kembali lahan bekas tempat pembuangan lama di Pasir Ibul, Kecamatan Lembang.
Baca juga: Dedi Mulyadi Sebut Legok Nangka Jadi Tonggak Baru Pengelolaan Sampah Jabar
Lahan tersebut kini direncanakan berubah fungsi menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu. Proyek ini sedang didorong melalui skema kerja sama investasi. Selain itu, proyek ini bahkan telah masuk dalam program pendampingan khusus dari Bank Indonesia melalui ajang tantangan investasi Jawa Barat.
“Rencana pembangunan TPST Pasir Ibul terus kami percepat lewat jalur investasi. Usulan kerjasamanya sudah kami serahkan dan saat ini sedang dinilai oleh para calon mitra kerja,” ungkap Ibrahim, Jumat (25/6/2026) lalu.
Meski mengandalkan dukungan dari pihak luar, pemerintah daerah tidak berdiam diri jika peluang investasi belum segera terwujud. Anggaran daerah maupun kerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung telah disiapkan sebagai jalan keluar cadangan agar pembangunan tetap berjalan.
Selain wilayah Lembang, lokasi strategis lain yang dipilih berada di kawasan sekitar Sarimukti, Kecamatan Cipatat. Kawasan ini dinilai paling cocok dikembangkan menjadi pusat pengolahan baru karena kondisi alam, letak wilayah, hingga dukungan lingkungan masyarakat setempat.
Dengan adanya dua lokasi baru ini, diharapkan masalah sampah yang selama ini kerap menjadi sorotan dapat teratasi lebih baik. Pengelolaan tidak lagi sekadar menimbun, melainkan mengolah sampah menjadi bernilai guna. Hal ini dilakukan demi lingkungan Kabupaten Bandung Barat yang lebih bersih dan sehat. (Juhaeri/R6/HR-Online)

5 hours ago
8

















































