Berburu Takjil di Kampung Jawa Denpasar: Dari Sate Susu Ikonik hingga Lumpia Jumbo Viral TikTok

3 hours ago 6

Hari pertama bulan Ramadhan 1447 Hijriah (tahun 2026), suasana di Kampung Wanasari atau yang lebih dikenal sebagai Kampung Jawa Denpasar Utara, Jalan Ahmad Yani, Bali, langsung dipadati warga.

Meski azan magrib masih terpaut dua jam, ratusan pemburu takjil dari berbagai kalangan sudah mulai memadati area ini sejak pukul 16.00 WITA.

Baca Juga: Tempat Ngabuburit di Bandung Barat Paling Hits 2026: Dari Religi hingga Alam Instagramable

Magnet Kuliner Lintas Agama di Kampung Jawa Denpasar Saat Ramadhan

Pasar Ramadhan Kampung Jawa bukan sekadar tempat belanja menu berbuka bagi umat Muslim. Antusias warga non-muslim juga selalu tinggi, mereka sama-sama ingin menikmati keragaman kuliner khas Ramadhan.

Tahun ini, salah satu menu yang paling mencuri perhatian adalah Lumpia Jumbo. Jajanan takjil tersebut viral di media sosial TikTok.

Lumpia dengan isian melimpah seperti daging ayam, sapi, hingga makaroni dan jagung. Harga per porsinya mulai Rp 20.000 hingga Rp 23.000.

Selain menu viral, jajanan ikonik yang selalu pengunjung Kampung Jawa Denpasar cari adalah Sate Susu. Tersedia pula beragam pilihan lain seperti kerak telor, sempol, berbagai jenis sate. Hingga lauk pauk rumahan seperti oseng cumi dan ayam bakar.

Baca Juga: Hati-hati! BPOM Temukan Makanan Takjil untuk Berbuka Puasa Mengandung Pewarna Tekstil

Untuk melepas dahaga, pengunjung bisa memilih berbagai minuman segar manis mulai dari es teler, es campur, hingga es coklat.

BBPOM Pastikan Takjil Aman Dikonsumsi

Kabar baik bagi para pengunjung, kualitas makanan di Pasar Ramadhan Kampung Jawa Denpasar telah melalui pengawasan ketat.

Tim Balai Besar POM (BBPOM) di Denpasar melakukan uji sampel langsung terhadap 27 jenis makanan, mulai dari pewarna pada minuman hingga pengawet pada bakso dan sate.

Baca Juga: Lokasi Berburu Takjil Ramadan yang Lagi Hits di Kota Banjar, Bisa Sambil Melihat Kereta Api

BBPOM Denpasar memastikan seluruh sampel yang diuji negatif dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun rhodamin B. Karena para pelaku usaha kuliner di sini telah mengikuti ketentuan standar keamanan pangan. Sehingga takjil yang mereka jual aman untuk dikonsumsi.

Pihak pengelola Pasar Ramadhan Kampung Jawa di Denpasar juga berkomitmen menjaga standar ini dengan memberikan sanksi tegas. Yakni berupa larangan berjualan di tahun berikutnya bagi pedagang yang terbukti melanggar aturan keamanan pangan. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |