Siapa sangka budidaya nanas madu ternyata tawarkan prospek bisnis menggiurkan. Alasannya karena adanya permintaan tinggi, harga stabil mahal, dan tanaman mampu bertahan di cuaca kering. Dengan efisiensi tinggi jika memakai lahan satu hektar, otomatis bisa menampung ribuan bibit, penghasil untung besar. Baik dari cita rasa manis khas maupun ukuran buahnya.
Baca Juga: Dibalik Khasiatnya, Waspadai Efek Samping Buah Nanas
Prospek Budidaya Nanas Madu
Budidaya nanas memang terkenal memiliki prospek menjanjikan dengan permintaan pasar tinggi, harga stabil, dan pastinya beri keuntungan besar. Banyak digemari hampir semua kalangan karena rasanya manis dan berukuran besar. Orang-orang bisa menjumpai di pasar swalayan sampai industri olahan buah nanas.
Mudahnya proses perawatan, apalagi tanaman ini juga bisa tumbuh di berbagai iklim, baik kering maupun penghujan. Tak heran jika budidayanya jadi peluang investasi agribisnis unggul.
Buah nanas ramai dicari karena memiliki banyak manfaat. Daripada jenis lain, nanas madu memiliki warna menarik, yaitu oren kemerahan. Banyak mengandung gizi tinggi, mulai dari vitamin C, kalsium, mangan, dan serat yang baik untuk pencernaan.
Bahkan untuk ekspor maupun industri, buah ini sangat mendukung. Sebagian besar petani buah mengekspor ke luar negeri dengan harga tinggi. Sedangkan bagi pebisnis UMKM, nanas madu diolah menjadi berbagai makanan dan minuman.
Baca Juga: Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan dan Kecantikan
Potensi Keuntungan
Banyak orang memutuskan budidaya nanas madu karena memiliki nilai jual tinggi. Prospek pasar menjanjikan karena permintaan selalu konsisten, pastinya perawatan relatif mudah. Berikut merupakan potensi keuntungan yang ditawarkan lewat budidaya buah kaya manfaat satu ini.
1. Pendapatan Tinggi
Hampir semua petani buah nanas menunjukkan pendapatan bersih rata-rata mencapai Rp38-47 juta per hektar setiap tahunnya. Bayangkan jika lahan yang ditanam sampai puluhan hektar, apakah bisa dibayangkan seberapa besar untungnya?
2. Nilai Jual Premium
Nanas madu mempunyai harga tinggi daripada jenis biasa. Khususnya Grade A. Bisa dibayangkan seberapa untungnya jika para petani lebih banyak menanam golongan A daripada B dan sebagainya. Tak heran banyak orang memilih membudidayakannya.
3. Produktivitas Besar
Jika dirata-rata, petani buah bisa hasilkan produksi mencapai kurang lebih 34.000 buah per hektar dan setiap tahun. Bagi petani skala besar, bisa bayangkan seberapa besar keuntungan yang mereka dapatkan setiap tahunnya dari budidaya nanas madu?
Teknik Penanaman
Berikut merupakan teknik budidaya yang bisa kalian ketahui sebelum memutuskan membudidayakannya.
1. Persiapan Bibit dan Lahan
- Gunakan bibit vegetatif dari mahkota buah, tunas batang, dan tunas akar yang sehat.
- Kemudian persiapkan lahan yang memiliki tanah gembur, subur, dan mempunyai drainase lancar guna membuat bedengan tinggi untuk mencegah genangan.
- Pakai jangkar 40×60 cm dan 60×80 cm untuk membantu tanaman tumbuh maksimal.
2. Teknik Tanam
- Waktu terbaik untuk menanam bibit nanas pertama kali, usahakan pada saat musim hujan.
- Kemudian buat lubang tanam lantas masukkan bibit. Lalu timbun pangkal batang dengan kedalaman 3-5 cm.
- Jika sudah, tekan tanah sekitar pangkal bibit agar tidak mudah roboh.
3. Pemeliharaan
- Jika bibit sudah tertanam, usahakan menyiram 1-2 kali sehari dengan menyesuaikan kelembapan tanah. Usahakan jangan basah agar tidak membuat tanaman busuk. Meski tanaman ini tahan kering, namun tetap saja membutuhkan air untuk tumbuh besar.
- Rutin membersihkan gulma (tanaman pengganggu) secara teratur dalam budidaya nanas madu.
- Rutin memberi pupuk organik atau kandang setiap 1-3 bulan sekali.
- Jangan lupa pengaturan tunas dengan cara menyisakan 1-2 anakan per rumpun. Hal ini bertujuan agar nutrisi lebih fokus ke buah, sehingga menghasilkan ukuran besar.
4. Pengendalian Hama
Selalu waspadai hama kutu putih, tungau, dan busuk akar. Jangan lupa melakukan penyulaman (mengganti bibit mati). Bisa juga menambahkan pestisida nabati apabila diperlukan.
5. Panen
Nanas madu bisa dipanen jika sudah berumur 11-24 bulan, tergantung jenis bibit. Umumnya tanda siap panen jika warna buah kuning keemasan, mata lebih rata dan melebar, hingga aroma khas mulai tercium.
Baca Juga: Manfaat Nanas Madu untuk Kesehatan, Miliki Kandungan Nutrisi Beragam
Dalam proses budidaya, bukan hanya melibatkan proses penanaman nanas madu cepat. Namun juga wajib memahami teknik tepat. Berkat perawatan tepat, bisa hasilkan buah berkualitas dengan harga jual tinggi. Nanas madu bukan hanya memiliki rasa manis dan harum dengan ukuran besar. Akan tetapi, juga mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Tak heran jika banyak petani buah memilih budidaya nanas madu daripada jenis buah lain. (R10/HR-Online)

12 hours ago
8

















































