Sungai Ciseel Meluap, Hektaran Sawah di Pamarican Ciamis Terendam Banjir

7 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Akibat guyuran hujan deras yang terjadi sejak Jumat (13/02/2026) sore kemarin, aliran Sungai Ciseel kembali meluap. Kondisi ini mengakibatkan hektaran sawah di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terendam banjir, Sabtu (14/2/2026).

Pantauan harapanrakyat.com di lapangan, banjir merendam areal persawahan di Dusun Kedungbangkong, Desa Sukajaya. Ironisnya, tanaman padi yang terendam rata-rata baru berusia satu minggu, sehingga kondisinya kini terancam mati.

Baca Juga: Jalan Raya Kertahayu-Pamarican Ciamis Terendam Banjir Cileuncang, Lumpur Licin Bahayakan Pengendara!

Hektaran Sawah di Pamarican Ciamis Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Tanam

Salah seorang petani setempat, Sutisna mengungkapkan kekhawatirannya. Karena tanaman padi miliknya saat ini tertutup air luapan Sungai Ciseel yang cukup tinggi.

“Kalau banjirnya tidak segera surut, ya sudah dipastikan tanaman padi bakal mati. Apalagi usia tanam kan baru semingguan, jadi kalau terus terendam pasti busuk,” katanya kepada harapanrakyat.com, Sabtu (14/2/2026).

Sutisna menyebutkan, untuk di wilayahnya saja, ada sekitar 3 hektar lahan sawah yang saat ini kondisinya serupa dan terancam gagal tanam jika air tak kunjung menyusut.

Baca Juga: 117 Hektar Sawah di Cimerak Pangandaran Terendam Air Laut, Terancam Gagal Panen

Selain menghantam sektor pertanian di Desa Sukajaya, luapan Sungai Ciseel juga mengancam kelangsungan hektaran lahan sawah di Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican.

Berbeda dengan di Sukajaya, di wilayah ini rata-rata tanaman padi sudah memasuki usia siap panen. Jika rendaman banjir bertahan lama, kualitas padi dipastikan menurun, bahkan terancam puso.

Kepala Desa Margajaya, Eso Samsudin membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan sedikitnya ada 5 hektar tanaman padi di wilayahnya yang kini terendam air.

Baca Juga: Saluran Irigasi Rusak, Ratusan Hektar Sawah di Pamarican Ciamis Sering Gagal Panen

“Saat ini ada sekitar lima hektaran sawah yang usianya sudah siap panen terendam oleh banjir. Ini akibat luapan Sungai Ciseel dan Sungai Cigerentel yang tidak mampu menampung debit air,” singkatnya.

Kini, para petani di dua desa tersebut hanya bisa pasrah sambil berharap cuaca kembali membaik agar debit air sungai segera menurun. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |