Buntut Dugaan Pengeroyokan Suporter Persib di Tasikmalaya, Viking dan Bobotoh Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku 

12 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Komunitas suporter Persib Bandung yaitu Viking Singaparna dan Bobotoh Kabupaten Tasikmalaya, mengecam keras aksi dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Insiden berdarah tersebut terjadi di Jalan Cisinga. Selain itu, insiden terjadi usai acara nonton bareng (nobar) pertandingan Persib melawan Bhayangkara FC pada Jumat (30/4/2026) malam.

Febri, perwakilan dari Viking Singaparna, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa rekan sesama suporter tersebut. Ia mengutuk tindakan kekerasan membabi buta yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap para korban.

Baca juga: Kronologi Dugaan Pengeroyokan Remaja hingga Tewas di Tasikmalaya

“Kami perwakilan keluarga besar Viking Persib Club Singaparna mengucapkan bela sungkawa untuk korban yang meninggal dunia serta mereka yang mengalami luka-luka. Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang merenggut nyawa rekan kami,” ungkapnya Senin (4/5/2026).

Desak Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Pengeroyokan

Febri mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan bertindak tegas dengan menangkap seluruh pelaku yang terlibat. Menurutnya, supremasi hukum harus ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

“Kami tidak ingin ada lagi nyawa yang melayang sia-sia. Kami memercayakan penanganan hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib, namun kami akan terus mengawal kasus ini sampai para pelaku mendapat hukuman berat,” tegasnya.

Senada dengan itu, Rudi Ubed dari Bobotoh Kabupaten Tasikmalaya juga menyatakan simpati yang mendalam kepada keluarga almarhum. Ia menegaskan bahwa segala bentuk kriminalitas terhadap suporter sepak bola tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Remaja Asal Taraju Tasikmalaya Tewas Diduga Dikeroyok OTK

Rudi juga mengingatkan pentingnya persaudaraan di kalangan suporter. Menurutnya, setiap orang memiliki hak yang sama untuk mendukung Persib Bandung tanpa harus dibeda-bedakan oleh latar belakang organisasi.

“Kami mengajak seluruh Bobotoh untuk menjaga nama baik Persib dan Jawa Barat. Prinsip kita adalah ‘Kabeh Dulur’ (semua saudara). Kami meminta polisi bertindak adil dan mengusut tuntas kasus yang kini tengah viral di media sosial ini,” kata Rudi.

Saat ini, para pendukung tim berjuluk Maung Bandung tersebut menunggu langkah cepat dari aparat kepolisian untuk mengungkap motif. Selanjutnya, mereka ingin polisi menyeret pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau. (Apip/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |