harapanrakyat.com,- Menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Cimahi, Wali Kota Ngatiyana memberikan jaminan penuh bahwa proses penerimaan siswa baru tahun ini akan berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik titip-menitip.
Hal tersebut disampaikannya usai memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Peringatan Hardiknas 2026 di Cimahi, Ngatiyana; Pendidikan Tanggung Jawab Semua Pihak!
Menurut Ngatiyana, praktik memasukkan anak lewat jalur belakang atau titipan sangat merugikan, dan bisa merusak iklim pendidikan yang selama ini sedang dibangun.
“Kita sedang berjuang keras meningkatkan mutu pendidikan di Cimahi. Nah, kalau masih ada praktik titip-menitip, itu sama saja merusak semua upaya yang sudah kita lakukan,” katanya.
Wali Kota Tegaskan PPDB di Cimahi Harus Sesuai Ketentuan
Baca Juga: Lantik 103 Pejabat, Wali Kota Cimahi Tegaskan Rotasi ASN Objektif dan Ajak Media Lawan Hoaks
Ngatiyana menegaskan, sistem yang diterapkan sudah sangat jelas dan berbasis aturan. Penempatan sekolah juga berdasarkan zonasi atau jarak domisili. Dengan begitu semua warga mendapatkan perlakuan yang setara.
“Semua wilayah dan masyarakat diperlakukan sama persis. Tidak ada yang diistimewakan, tidak ada yang didiskriminasi. Semuanya masuk lewat jalur resmi sesuai ketentuan,” tambahnya.
Ngatiyana juga menyoroti soal rasa keadilan. Ia menilai, praktik nepotisme atau titipan akan menimbulkan kesan tidak adil di mata masyarakat. Padahal, pelayanan yang adil adalah hak setiap warga negara.
“Kita harus berlaku adil kepada siapa pun. Tidak boleh ada satupun warga Cimahi yang merasa dirugikan saat proses PPDB nanti,” katanya.
Tidak main-main, Ngatiyana mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang terbukti melanggar aturan. Baik itu oknum sekolah maupun pihak luar yang mencoba mengintervensi.
“Kalau ada yang melanggar, pasti ada sanksinya. Jenis sanksinya, nanti akan kami sesuaikan dengan berat pelanggarannya. Yang jelas, kami tidak akan segan-segan menindak demi menjaga integritas sistem,” pungkasnya. (Eri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

15 hours ago
12
















































