harapanrakyat.com,- Diduga depresi karena digugat cerai istri, seorang pria warga Dusun Pasiripis, Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, nekat mengakhiri hidupnya. Peristiwa ini bikin geger warga setempat, Jumat (05/6/2026) petang.
Pria tersebut diketahui bernama Feri Permadi (27). Ia ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan leher terjerat tali tambang yang dikaitkan ke blandar (balok kayu atap) rumah milik kakeknya.
Baca Juga: Gempar! Dalam Sehari Tiga Pria di Tasikmalaya Ditemukan Tewas secara Tragis
Pria di Banjaranyar Ciamis Akhiri Hidup Diduga Depresi Digugat Cerai Istri
Kepala Desa Sindangrasa, Egi Suprayoga Samsoe, membenarkan adanya peristiwa tragis yang menimpa salah seorang warganya. Ia pun membeberkan kronologis sebelum jasad korban akhirnya dievakuasi.
Berdasarkan keterangan sementara, Egi menjelaskan bahwa korban sudah dua hari terakhir ini tinggal di rumah kakeknya. Sebelum insiden memilukan itu terjadi, korban sempat berinteraksi dengan sang kakek.
“Sore tadi sebelum waktu magrib, Feri sempat menyuruh kakeknya untuk membelikan makanan ke warung. Alasan korban menyuruh kakeknya karena ia mengaku hendak bersiap-siap melaksanakan salat magrib,” kata Egi.
Namun, bak petir di siang bolong, sang kakek justru mendapati pemandangan mengerikan saat kembali dari warung. Rumah dalam keadaan sepi dan sosok cucunya tidak terlihat di ruang tengah.
“Karena penasaran, kakeknya langsung memeriksa ke ruangan lain. Alangkah terkejutnya beliau ketika melihat sosok cucunya sudah dalam kondisi tergantung,” terangnya.
Masalah Ekonomi dan Rumah Tangga
Mengenai motif aksi nekat tersebut, Egi menduga korban mengalami depresi berat akibat himpitan ekonomi dan permasalahan rumah tangga yang sedang dihadapinya.
“Setahu saya tidak ada problem yang terlalu berat dalam hidupnya. Hanya saja, sempat mendengar kalau ia sedang depresi akibat digugat cerai oleh istrinya. Bahkan mantan istrinya juga sudah menikah lagi. Ditambah kondisi ekonominya yang tengah terseok-seok. Tapi tidak tahu juga kalau memang ada masalah lainnya,” ujar Egi.
Baca Juga: Kakek 60 Tahun Kertahayu Ciamis Akhiri Hidup di Rumahnya, Diduga Ini Penyebabnya
Saat ini jasad korban sudah dievakuasi oleh aparat kepolisian setempat bersama tim medis dari Puskesmas Cigayam. Setelah pemeriksaan medis, pihak keluarga langsung membawa jasad Feri ke rumah orang tuanya yang masih berada di satu dusun.
Rencananya, jenazah korban akan langsung dimakamkan oleh pihak keluarganya pada malam ini juga. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

2 hours ago
6

















































