harapanrakyat.com,- Suasana duka menyelimuti warga Dusun Bantarsari, Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dua orang bocah perempuan yang masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar (SD) tewas setelah tenggelam dan terseret arus Sungai Ciseel, Jumat (05/06/2026).
Baca juga: Tragedi di Cimahi Selatan, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Kolam Bekas Limbah
Kedua korban diketahui bernama Keysa (11) dan Sofa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Purwadadi, namun nahas nyawa keduanya tidak dapat tertolong saat hendak mendapatkan perawatan medis.
Kronologi Bocah SD Tenggelam di Sungai Ciseel
Insiden memilukan ini bermula saat kedua korban bersama teman-temannya tengah asyik bermain dan berenang di aliran Sungai Ciseel usai pulang dari sekolah. Diduga karena terpeleset, kedua korban langsung terseret arus hingga masuk ke dalam palung sungai yang cukup dalam.
Adanya peristiwa tersebut sempat membuat warga setempat panik. Spontan, warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Alhasil, kedua jasad bocah nahas tersebut berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi awal mereka berenang.
Kepala Desa Bantardawa, Dena Suparman, membenarkan adanya peristiwa tragis yang menimpa warganya tersebut. Menurutnya, insiden anak tenggelam itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
“Dari informasi yang kami terima, jumlah anak-anak yang berenang seluruhnya ada 5 orang. Namun, dua anak ini nasibnya nahas, mereka terseret arus hingga masuk ke dalam palung sungai. Karena kondisi palung itu dalam, kedua anak ini diduga langsung tenggelam,” ujar Dena saat ditemui di Puskesmas Purwadadi, Jumat (05/06/2026).
Baca juga: Ditinggal Ibu Ambil MBG ke Kantor Desa, Bocah 5 Tahun di Purwajaya Ciamis Tewas Tenggelam di Kolam
Dena menambahkan, kedua korban merupakan teman satu kelas di sekolah yang sama. Selain menjadi teman bermain, keduanya juga tinggal di lingkungan yang berdekatan. “Keduanya merupakan teman satu kelas yang rumahnya bertetanggaan, hanya berbeda RT saja,” terangnya.
Ironisnya, sambung Dena, kondisi air Sungai Ciseel saat ini sebenarnya sedang dalam keadaan surut. Kondisi itulah yang diduga membuat anak-anak tersebut berani bermain dan berenang di sungai.
“Sepertinya kedua anak ini tadi terpeleset hingga terseret oleh arus. Keduanya langsung masuk ke dalam palung yang lumayan dalam,” imbuhnya.
Kesedihan Keluarga
Pantauan di lokasi, tangis haru dan histeris dari orang tua korban mewarnai kepergian putri tercinta mereka di Puskesmas Purwadadi. Bahkan, salah satu orang tua korban sempat histeris tak kuasa menahan kesedihan yang mendalam ketika mengetahui putrinya sudah menghembuskan napas terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah kedua korban telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk selanjutnya disemayamkan dan dimakamkan. (Suherman/R6/HR-Online)

8 hours ago
7

















































