Drainase Buruk, Tanjakan Bojongkondang Pangandaran Jadi Langganan Banjir 

14 hours ago 12

harapanrakyat.com,- Drainase di sepanjang tanjakan Bojongkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dalam kondisi buruk sehingga kerap menjadi langganan banjir cileuncang saat hujan turun.

Air hujan dari perkampungan warga mengalir deras ke titik tersebut dan meluap ke badan jalan. Akibatnya, tanjakan Bojongkondang hampir selalu tergenang ketika intensitas hujan tinggi.

Baca Juga: Tebing Ambrol di Langkaplancar Pangandaran, Akses Jalan Gunungkelir-Bangunjaya Sempat Lumpuh Tertutup Longsor

Camat Langkaplancar, Acep Deni Fordaus, mengatakan penyebab utama banjir cileuncang di sekitar tanjakan Bojongkondang adalah drainase yang tidak berfungsi optimal. Selain itu, kondisi tanah di sekitar lokasi tergolong labil sehingga sering longsor kecil dan menutup saluran air.

“Tanah di situ labil, selalu bergerak menutupi jalur air, jadi air masuk ke badan jalan. Terlebih saat hujan deras, air dari gunung dan perkampungan berkumpul di situ sehingga terjadi banjir,” ujarnya, Senin (17/2/2026).

Baca Juga: Hati-Hati! Penipuan Transfer Fiktif Sering Terjadi, Agen Admin Perbankan di Pangandaran Ungkap Modusnya

Solusi Banjir di Tanjakan Bojongkondang Pangandaran

Menurutnya, solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang adalah dengan mendatangkan alat berat untuk mengeruk tanah labil yang menutup saluran. Setelah itu, perlu dibangun drainase dengan ukuran lebih lebar agar mampu menampung debit air saat hujan deras.

Sementara itu, salah seorang pengguna jalan, Ajat Sudrajat, mengaku kondisi tersebut sudah lama menjadi persoalan dan hingga kini belum tertangani secara tuntas. Setiap hujan deras turun, air mengalir deras di badan jalan hingga menyulitkan pengendara.

“Kalau hujan lebat, airnya besar sekali masuk ke badan jalan. Pengguna jalan sering berhenti dan menunggu sampai air surut supaya tanjakan bisa dilewati,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera menindaklanjuti keluhan warga dan para pengguna jalan. Pasalnya, banjir cileuncang di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi, melainkan hampir setiap kali hujan turun.

Baca Juga: Dugaan Investasi Bodong Aplikasi MBA, Polres Pangandaran Periksa Puluhan Saksi

“Kalau perlu dibuatkan drainase yang lebih besar, segera dibangun supaya kejadian serupa tidak terus terulang. Masa tidak ada solusi,” pungkasnya. (Enceng/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |