Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina mengungkapkan bahwa dirinya memperoleh banyak pelajaran berharga selama menukangi tim di Super League. Sejak resmi bergabung pada Desember 2025 menggantikan Ong Kim Swee, ia sudah menjalani 20 pertandingan. Menurutnya, kompetisi sepak bola di Indonesia memiliki karakter unik dan sulit menebaknya.
Tim Macan Putih mencatat tujuh kemenangan, tiga hasil imbang. Serta sepuluh kekalahan sejak bergabungnya Reina sebagai pelatih. Meski hasil belum sepenuhnya stabil, ia menilai pengalaman ini penting untuk memahami kultur sepak bola Indonesia.
“Sebagai orang baru di sini, saya memperoleh banyak hal. Adaptasi, budaya, dan cara permainan sepak bola Indonesia,” ungkap Reina.
Baca Juga: Maung Bandung Mengaum! Persib Dominasi Daftar Nominasi Penghargaan I.League
Pelatih berusia 41 tahun itu juga menyoroti kualitas pemain lokal yang menurutnya cukup menjanjikan.
“Tentu, setelah saya pelajari. Di sini (Indonesia), mereka punya banyak pemain lokal bagus. Ini sangat berpotensi untuk jauh lebih berkembang,” kata Marcos Reina.
Reina menekankan bahwa setiap pekan di Super League menghadirkan tantangan berbeda. Ia menyebut hasil pertandingan sulit diprediksi, sehingga menuntut kerja keras dan kreativitas taktik.
Marcos Reina Sebut Super League Penuh Kejutan dan Tantangan
Baca Juga: Berbagai Insiden Timpa Bobotoh Usai Laga Lawan Persija, Manajemen Persib Turun Tangan!
Reina menilai Super League sebagai salah satu liga paling kompetitif yang pernah ia jalani.
“Saya pikir setiap laga itu sulit diprediksi. Gaya permainan tim lawan berbeda-beda pola. Susah untuk dibaca, namun saya akan segera beradaptasi,” ungkap Marcos Reina, pelatih asal Spanyol.
Atmosfer pertandingan di Indonesia juga menjadi pengalaman baru baginya. Dukungan suporter yang masif membuat setiap laga terasa intens dan penuh tekanan. Hal ini menurutnya menjadi bagian dari proses adaptasi yang harus dijalani.
Selain itu, gaya permainan khas Spanyol mulai memberi warna berbeda bagi Persik. Meski hasil belum konsisten, tim menunjukkan progres dalam pola serangan dan penguasaan bola.
Marcos Reina menekankan pentingnya pembinaan pemain lokal agar kualitas kompetisi semakin meningkat. Ia percaya jika tata kelola liga terus diperbaiki, sepak bola Indonesia akan berkembang pesat.
Baca Juga: Menuju Singgasana Juara, Ujian Mentalitas Persib tanpa Bojan Hodak di Parepare
Dengan pengalaman setengah musim, Reina berharap bisa membawa Persik tampil lebih baik di musim mendatang sekaligus terus belajar dari ritme permainan Super League.
Marcos Reina akui belajar banyak hal dari Super League yang penuh kejutan. Namun, ia yakin akan segera beradaptasi dan mencatat setiap pertandingan sebagai bahan evaluasi tim. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

5 hours ago
7

















































