Pesona Eksotis Sistem Bintang Ganda ASKAP J1745

10 hours ago 11

Penemuan sistem bintang ganda ASKAP J1745 menjadi jawaban atas salah satu teka-teki sinyal radio paling misterius dalam jagat raya saat ini. Selama beberapa tahun terakhir, para astronom terus terkejut adanya gelombang radio aneh yang muncul secara periodik dari kedalaman luar angkasa. Sinyal berulang ini memancar dalam durasi waktu sangat lambat. Yakni, berkisar antara hitungan menit hingga jam. Sehingga, menjadi sebuah fenomena yang ilmuwan klasifikasikan sebagai long-period transients

Baca Juga: Penemuan Galaksi Kuno Loki, Tempat Kumpulan Bintang Pembentuk Bimasakti

Fenomena ini berbeda dengan pulsar konvensional yang berputar super cepat dan memancarkan denyut dalam hitungan detik. Kejadian kosmik baru ini sempat membingungkan para peneliti karena karakteristiknya yang tidak biasa. Bahkan, lokasinya tersembunyi di balik kabut debu galaksi.

Karakteristik Unik dan Cara Kerja Bintang Ganda ASKAP J1745

Melalui identifikasi mendalam dan telah publish dalam jurnal Nature Astronomy, objek ini terkonfirmasi sebagai sistem biner interaktif yang sangat aktif. Sistem bintang ganda ASKAP J1745 ini terdiri dari sebuah bintang katai putih (white dwarf) dan satu bintang pendamping yang mengorbit dalam jarak sangat dekat. 

Karena jarak kosmik yang begitu intim, gaya gravitasi ekstrem dari katai putih secara konstan merampas dan menarik material dari atmosfer bintang pasangannya. Proses perpindahan massa yang agresif ini mengategorikan sistem tersebut ke dalam jenis cataclysmic variable.

Ketika material yang terenggut bergerak mendekati permukaan katai putih, suhunya melonjak drastis hingga menciptakan pancaran sinar-X secara intens. Satu hal paling mengagumkan bagi para astronom adalah sinkronisasi emisi yang tercipta oleh interaksi ini. 

Setiap kali pasangan ini menyelesaikan satu putaran orbit penuh, sistem akan memancarkan semburan gelombang radio dan radiasi sinar-X secara bersamaan. Dinamika biner unik inilah yang menjadi kunci utama dalam menghasilkan kilatan energi periodik ke ruang hampa secara konstan.

Mengapa Penemuan Ini Mengubah Teori Astronomi Modern?

Sebelum eksistensi sistem bintang ganda ASKAP J1745 ini terungkap secara valid. Komunitas ilmiah sempat menduga bahwa semburan long-period transients berasal dari bintang neutron tua yang rotasinya melambat. Namun, teori tersebut memicu perdebatan besar karena secara kalkulasi fisika, bintang neutron yang melambat hingga titik tersebut seharusnya sudah mati dan kehilangan energi untuk memancarkan gelombang radio. Nah, kehadiran model alternatif yang melibatkan interaksi katai putih bermedan magnet kuat ini akhirnya memberikan jalan keluar jauh lebih logis bagi lini masa evolusi bintang.

Baca Juga: Memahami Fenomena Astronomi dan Berbagai Penyebab Bintang Berkelap Kelip

Para peneliti menjelaskan bahwa radiasi radio kosmik dari sistem ini terpicu oleh partikel bermuatan yang memiliki energi sangat tinggi. Partikel-partikel tersebut berakselerasi dan berinteraksi langsung dengan medan magnet raksasa yang menyelimuti seluruh lingkungan biner tersebut. 

Kekuatan medan magnet sekitar objek ekstrem ini perkiraannya mencapai ribuan kali lebih kuat daripada perangkat pencitraan medis (MRI) terbesar yang ada di Bumi. Sehingga, menjadikannya sebuah laboratorium alami yang ideal untuk memicu fenomena fisika tingkat lanjut.

Peran Vital Pengamatan Multi-Teleskop pada Pusat Galaksi

Keberhasilan memetakan objek bintang ganda ASKAP J1745 ini tidak lepas dari kolaborasi teknologi lintas panjang gelombang cahaya. Sebagian besar sumber sinyal radio lambat berada pada kawasan inti Galaksi Bima Sakti, sebuah wilayah yang sangat padat dan tertutup oleh akumulasi debu kosmik tebal. 

Kondisi lingkungan galaksi yang demikian membuat pengamatan konvensional menggunakan teleskop cahaya tampak (visible light) menjadi hampir mustahil dilakukan karena cahaya terblokir sepenuhnya.

Guna menembus tabir debu kosmik tersebut, para astronom mengombinasikan data dari instrumen radio modern, pemantau sinar-X satelit, hingga sensor optik sensitif. Pengamatan terpadu ini berhasil menangkap aktivitas sinkron dari objek tersebut. Sehingga, membedakannya dari mayoritas sinyal sejenis yang hingga kini masih menjadi misteri tak terpecahkan. Dari sekitar belasan objek long-period transients yang pernah terdeteksi oleh peradaban manusia, baru sistem inilah berhasil dikuliti identitas fisiknya secara menyeluruh.

Penemuan sistem biner ini bertindak bagaikan Batu Rosetta modern yang membuka gerbang pengetahuan baru tentang rahasia terdalam evolusi bintang mati. Melalui analisis komprehensif pada perilaku bintang ganda, para ilmuwan kini memiliki panduan konkret. Yakni, untuk mengidentifikasi belasan sinyal radio lambat lain yang masih tersebar misterius pada langit malam.

Baca Juga: Teleskop Hubble Ungkap Detail Nebula Telur, Fase Kematian Bintang

Studi mendalam terhadap dinamika bintang ganda ASKAP J1745 tidak hanya memperjelas peta objek transien luar angkasa. Tetapi juga membuka peluang besar bagi astronom untuk mempelajari perilaku plasma ekstrem serta medan magnet super kuat yang mustahil direplikasi dalam laboratorium Bumi. Penemuan bintang ganda ASKAP J1745 ini menegaskan bahwa alam semesta masih menyimpan banyak konfigurasi eksotis yang siap mendobrak batasan sains modern. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |