Tiga Makna Penting di Balik Tradisi Hajat Laut Pangandaran

17 hours ago 13

harapanrakyat.com,- Tradisi hajat laut yang rutin digelar masyarakat nelayan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, setiap 1 Muharram tidak hanya dimaknai sebagai seremoni budaya tahunan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para nelayan untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus memperkuat komitmen menjaga keberlanjutan sektor perikanan dan warisan budaya lokal.

Baca Juga: Budaya dan Religi Bersatu di Hajat Laut 2026, Pangandaran Siapkan Pesta Rakyat Spektakuler

Tradisi Hajat Laut Pangandaran Berlandaskan Tiga Nilai Utama

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pangandaran, Jeje Wiradinata menjelaskan, hajat laut memiliki makna yang sangat mendalam karena berlandaskan tiga nilai utama. Yakni ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, semangat perubahan ke arah yang lebih baik, serta upaya melestarikan identitas budaya daerah.

Ia menyebutkan, masyarakat nelayan memiliki banyak alasan untuk bersyukur. Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan aktivitas melaut yang penuh risiko, mereka masih dapat menjalankan pekerjaannya dengan aman. Serta memperoleh hasil tangkapan yang menopang kehidupan keluarga mereka.

“Laut memberikan rezeki yang luar biasa. Kita tidak menanam ataupun memelihara ikan di sana, tetapi Allah menghadirkan keberkahan yang menjadi sumber penghidupan bagi nelayan. Karena itu, rasa syukur harus terus dipanjatkan melalui doa dan istigasah bersama,” kata Jeje, Kamis (4/6/2026).

Sarana Evaluasi Kondisi Nelayan

Selain sebagai bentuk syukur, tradisi hajat laut juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap kondisi nelayan Pangandaran. Berbagai aspek mulai dari hasil tangkapan, sistem pemasaran ikan. Hingga tingkat kesejahteraan dan tabungan nelayan menjadi bahan kajian untuk menentukan langkah perbaikan ke depan.

Jeje menegaskan, hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan keberlangsungan ekosistem perikanan. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca Juga: Tak Ada Jumat Kliwon di Bulan Muharram, Hajat Laut Masyarakat Basisir Pangandaran 2026 Ditiadakan

Ia pun mengingatkan bahwa keberadaan nelayan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Menurutnya, kekayaan laut Pangandaran harus terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun masa depan.

Dorong Kebangkitan Seni Budaya Daerah

Di sisi lain, HNSI Pangandaran juga mendorong kebangkitan kembali seni budaya asli daerah yang selama ini menjadi bagian dari identitas masyarakat.

Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah kesenian Ronggeng Gunung yang memiliki akar sejarah kuat dalam legenda Dewi Samboja atau Dewi Rengganis.

“Ronggeng Gunung merupakan warisan budaya yang lahir dari sejarah dan legenda Pangandaran. Kesenian ini harus terus dijaga agar tetap dikenal oleh generasi mendatang,” katanya.

Rangkaian perayaan tradisi hajat laut di Pangandaran tahun ini juga akan diramaikan sejumlah kegiatan tradisional khas masyarakat pesisir. Seperti lomba renang laut dan balap perahu yang telah menjadi bagian dari tradisi turun-temurun nelayan Pangandaran.

Jeje optimis perhelatan budaya tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Ia menilai hajat laut berpotensi menjadi agenda unggulan yang menarik kunjungan wisatawan. Sekaligus memperkaya kalender event daerah di luar momentum libur besar seperti Tahun Baru dan Idulfitri.

Baca Juga: Melihat Tradisi Larungan Dongdang di Hajat Laut Basisir Pangandaran

Jeje menyebut keberhasilan penyelenggaraan acara tidak lepas dari sinergi antara nelayan, pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaku usaha. Serta masyarakat yang bersama-sama mendukung pelestarian tradisi tersebut.

“Kami apresiasi kepada para pihak yang berkontribusi mendukung pelaksanaan hajat laut. Termasuk tokoh maritim nasional, Susi Pudjiastuti yang memberikan dukungan untuk hadiah berbagai perlombaan,” tutupnya. (Kiki/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |