Penghargaan yang diberikan kepada Ismail Marzuki cukup beragam sebagai balasan atas jasanya jadi komposer legendaris. Apalagi karya Ismail Marzuki juga menjadi senjata untuk meningkatkan semangat pejuang kemerdekaan Indonesia pada masa penjajahan. Berbagai karyanya pun abadi dan masih relevan bagi masyarakat di masa sekarang.
Baca Juga: Lagu Hari Lebaran Karya Ismail Marzuki, Warisan Musik yang Tak Lekang Waktu
Penghargaan yang Diberikan Kepada Ismail Marzuki Karena Karya-Karyanya
Ismail Marzuki merupakan pencipta lagu yang lahir di Kwitang, Jakarta Pusat pada 11 Mei 1914. Ia merupakan komposer lagu yang mulai berkarya sejak muda yaitu saat berusia 17 tahun hingga akhir hayatnya. Ia sudah menciptakan ratusan karya berupa lagu yang masih populer bahkan hingga saat ini.
Ismail Marzuki bukan hanya pencipta lagu biasa, ia adalah maestro legendaris yang berjasa besar bagi Indonesia. Lagu ciptaannya bukan hanya sebagai penghibur namun juga menjadi sarana untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia juga membuat lagu sebagai penggambaran rasa cintanya pada Tanah Air Indonesia yang relevan bagi banyak orang.
Berbagai karya yang ia ciptakan pada akhirnya juga berhasil mengantarkannya mendapatkan berbagai penghargaan. Bahkan penghargaan tersebut berhasil ia dapatkan meskipun telah meninggal dunia pada tanggal 25 Mei 1958. Nah, berikut ini adalah beberapa penghargaan yang diberikan kepada Ismail Marzuki:
Mendapatkan Piagam Wijayakusuma
Pada tahun 1961, komposer ini mendapatkan Piagam Wijayakusuma langsung dari presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno. Piagam Wijayakusuma sendiri merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang seni dan kebudayaan di Indonesia. Presiden Soekarno memberikan piagam ini kepada seniman yang telah berjasa bagi bangsa Indonesia.
Ismail Marzuki dengan segala karya fenomenalnya termasuk seniman berjasa yang layak mendapat piagam tersebut. Selain sang komponis dengan ratusan lagu tersebut, Presiden Soekarno pun memberikan piagam ini pada tokoh berjasa lainnya. Ia adalah Umar Ismail yaitu sutradara sekaligus bapak film Indonesia yang berjasa dalam seni perfilman Indonesia.
Namanya Menjadi Nama Pusat Kesenian
Penghargaan lain yang diberikan kepada Ismail Marzuki yaitu penggunaan namanya menjadi nama pusat kesenian. Pada 10 November 1968, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin menggunakan namanya untuk menggantikan nama Taman Raden Saleh. Karena itu, tempat tersebut hingga kini kita kenal dengan nama Taman Ismail Marzuki.
Baca Juga: Deretan Lagu Nasional Ciptaan Ismail Marzuki yang Paling Legendaris
Gubernur Ali Sadikin juga mengubah fungsinya yaitu menjadi pusat kesenian untuk para seniman Jakarta. Di dalamnya terdapat banyak fasilitas dan aktivitas mulai dari teater, galeri seni, arsitektur hingga perpustakaan. Pemberian nama Ismail Marzuki di pusat seni ini tentu mampu menjaga namanya abadi dan terus terkenang.
Mendapat Gelar Pahlawan Nasional
Pada tahun 2004, akhirya Ismail Marzuki mendapatkan gelar sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Penghargaan tersebut tentunya sangat pantas ia dapatkan mengingat besarnya jasa dan perjuangannya di masa penjajahan. Saat itu ia memang tidak mengangkat senjata langsung, namun melalui karya-karyanya ia turut membangkitkan semangat kemerdekaan.
Penghargaan ini diberikan kepada Ismail Marzuki karena menciptakan lagu untuk meningkatkan semangat kemerdekaan masyarakat Indonesia. Beberapa karyanya tersebut seperti lagu berjudul “Bisikan Tanah Air”, “Indonesia Tanah Pusaka”, hingga “Gagah Perwira”. Kemudian bersama Cornel Simanjuntak ia menciptakan lagu “Maju Tak Gentar” dan bersama Kusbini menciptakan “Bagimu Negeri”.
Perjalanan Karier Bermusik Ismail Marzuki
Saat berusia 17 tahun, ia menciptakan lagu pertamanya berjudul “O Sarinah” yang menggambarkan keadaan Indonesia tertindas. Pada masa penjajahan Belanda dan Jepang, ia pun masih terus berkarya menciptakan banyak lagu. Bahkan ia menciptakan lagu untuk meningkatkan semangat perjuangan seperti “Bisikan Tanah Air” hingga “Maju Tak Gentar”.
Ia juga menciptakan lagu populer lainnya seperti “Rayuan Pulau Kelapa”, “Halo-Halo Bandung”, dan “Gugur Bunga”. Selain lagu berbau perjuangan dan kecintaan terhadap Tanah Air, ia juga menciptakan banyak lagu bergaya romansa. Contohnya yaitu lagu berjudul “Selendang Sutra”, “Ke Medan Jaya”, “Melati di Tapal Batas Bekasi”, dan lainnya.
Baca Juga: Penyebab Kematian Ismail Marzuki, Legenda Maestro Musik Indonesia
Penghargaan yang diberikan kepada Ismail Marzuki membuktikan jika karyanya benar-benar berdampak pada kesenian sekaligus kemerdekaan Indonesia. Ia pun membuktikan bahwa perjuangan kemerdekaan juga bisa melalui musik dan lagu. Namanya pun abadi bersama dengan karyanya yang tak pernah berhenti terdengar hingga kini. Berbagai penghargaan yang diberikan kepada sang legendaris Ismail Marzuki pun benar-benar menjadi balasan yang pantas. (R10/HR-Online)

23 hours ago
36

















































