Eksplor 5 Spot Street Food Viral di Bandung Saat Malam, Wajib Masuk Daftar Liburan Kamu

19 hours ago 18

Memasuki pertengahan tahun 2026, Kota Bandung semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata kuliner malam yang tak tertandingi di Indonesia. Suasana sejuk “Kota Kembang” berpadu dengan kreativitas tanpa batas para pelaku kuliner, menciptakan deretan spot street food yang tidak hanya menawarkan kelezatan rasa, tetapi juga pengalaman yang Instagramable.

Bagi Anda yang merencanakan kunjungan ke Bandung, berikut adalah panduan lengkap kawasan kuliner malam paling viral di tahun 2026 yang wajib Anda coba.

Baca Juga: Rekomendasi Siomay Bandung yang Legendaris, Wajib Dikunjungi Saat Liburan di Kota Kembang

Rekomendasi 5 Spot Street Food Viral di Bandung Saat Malam

Lengkong Night Street Food: Pusat Jajanan Kekinian

Kawasan Jalan Lengkong Kecil kini telah bertransformasi menjadi pesaing kuat bagi destinasi legendaris lainnya. Sejak pukul 18.00 WIB, trotoar di sepanjang jalan ini dipadati ribuan pengunjung yang berburu kudapan unik dengan konsep grab-and-go yang efisien.

Beberapa menu yang menjadi primadona di sini antara lain Kepak Madu Mael, yaitu sayap ayam panggang berwarna kemerahan dengan bumbu madu yang meresap hingga ke tulang. Untuk tiga potong, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 33.000.

Gyoza 234, pangsit ala Jepang yang dimasak dengan teknik pan-seared, memberikan tekstur renyah di bawah namun lembut di atas. Harga per porsinya hanya Rp 13.000.

Jawara Basmut, bakso mulut goreng yang kenyal dengan siraman bumbu kacang kental seharga Rp 20.000. Ada juga Steak Simantan & Kenhotbar yang menjadi pilihan tepat bagi pecinta daging dengan harga yang sangat ramah di kantong.

Braga Culinary Night: Kuliner di Tengah Kawasan Heritage

Spot street food di Jalan Braga memberikan sensasi kembali ke masa lalu berkat arsitektur bangunan heritage yang ikonik. Kawasan ini sering kali menerapkan konsep car-free pada Sabtu malam. Sehingga memungkinkan wisatawan berjalan santai sambil menikmati hiburan musik.

Jajanan wajib di Braga meliputi Bacang Panas Braga yang kaya akan isian daging, Tiramisu Susu yang selalu memiliki antrean panjang. Ada juga Noi Nan Pat Chawadee, sebuah kedai makanan Thailand konsep kaki lima yang buka hingga pukul 03.00 WIB.

Baca Juga: Wisata Favorit Long Weekend: Dari Kuliner Bandung hingga Daftar 76 Negara Bebas Visa

Sudirman Street: Surga Kuliner Halal dan Non-Halal

Sudirman Street menjadi salah satu spot street food viral di Bandung yang lokasinya berada di pusat kota ini terkenal sebagai salah satu pusat kuliner terbesar dengan sentuhan Chinatown yang kental.

Kawasan kuliner ini memiliki sekitar 50 tenant halal dan 20 tenant non-halal yang menawarkan variasi menu sangat luas.

Menu-menu populer yang banyak diburu adalah Sate Wibisana dengan potongan daging yang besar, El Paso yang menyajikan pork steak. Hingga hidangan Nusantara seperti sate dan nasi liwet. Harganya pun kompetitif, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 60.000 saja.

Cibadak Culinary Night: Nuansa Ikonik Pecinan

Masih di kawasan Astana Anyar, spot street food di Jalan Cibadak menawarkan suasana unik dengan hiasan lampion merah yang memukau. Tempat ini menjadi destinasi favorit bagi mereka yang mencari kehangatan di malam hari melalui sajian seperti Ronde Jahe Alkateri.

Selain itu, ada juga Pisang Keju Papaday dan Bola Ubi yang menjadi camilan legendaris. Sehingga tak heran jika tempat ini selalu ramai antrean.

Paskal Food Market: Konsep Modern Semi-Outdoor

Bagi Anda yang menyukai kenyamanan dengan ribuan pilihan menu, Paskal Food Market di kawasan Paskal Hyper Square adalah jawabannya.

Baca Juga: Kala Cemara Cafe Bandung, Tempat Nongkrong Hits dengan View Alam dan Menu Unik

Dengan konsep modern industrial, tempat ini menyediakan lebih dari 1.000 menu dari 60 tenant berbeda. Mulai dari hidangan tradisional seperti sate dan cuanki hingga makanan internasional seperti steak tersedia lengkap dalam satu kawasan yang nyaman.

Kreativitas kuliner malam Bandung tahun 2026 benar-benar mencerminkan semangat anak muda dan inovasi yang tidak pernah padam. Hal ini menjadikannya surga bagi para pecinta makanan dari segala kalangan. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |