harapanrakyat.com,- Di balik rimbunnya perbukitan yang membatasi Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, dan Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersembunyi sebuah surga alami bernama Danau Denuh. Jauh dari hiruk pikuk perkotaan, danau alami ini menawarkan kesunyian yang magis, bagi mereka yang merindukan kedekatan dengan alam murni.
Baca Juga: Menjaga Kemurnian di Lembah Salawu: Rahasia Keteguhan Adat Istiadat Kampung Naga Tasikmalaya
Bagi pelancong konvensional, akses menuju Danau Denuh mungkin terdengar mengintimidasi. Pengunjung harus menyusuri hutan, menyeberangi jernihnya sungai kecil, hingga menyusuri jalan setapak yang menantang. Namun, bagi para pecinta petualangan dan komunitas off-road, medan inilah yang menjadi daya tarik utama.
Perjalanan melelahkan tersebut akan terbayar lunas saat mata menangkap hamparan air danau yang tenang, dipayungi vegetasi hijau yang masih asri. “Tempatnya sangat indah dan cocok untuk menyepi. Suasananya sejuk, jauh dari kebisingan kota,” tutur Erwin, seorang pengunjung Danau Denuh asal Kota Tasikmalaya yang datang memboyong keluarganya, Selasa (3/2/2026).
Selain menjadi lokasi favorit untuk berkemah (camping), objek wisata ini juga merupakan surga bagi para pemancing. Berbagai jenis ikan tawar seperti ikan mas, nila, tawes, hingga gabus berkembang biak subur di ekosistem danau ini. Sehingga memberikan hiburan tersendiri bagi warga lokal maupun wisatawan.
Baca Juga: Erbehex Hills Guranteng, Eduwisata Populer di Tasikmalaya
Upaya Menghidupkan Potensi Wisata Danau Denuh Tasikmalaya
Meski memiliki pesona luar biasa, Danau Denuh selama ini lebih banyak dikenal oleh masyarakat lokal Tasikmalaya Selatan saja. Camat Culamega, Uu Saeful Uyun, menyatakan komitmennya untuk mengangkat potensi wisata ini agar dikenal lebih luas secara nasional.
“Kami ingin Danau Denuh tidak lagi sekadar menjadi destinasi tersembunyi. Potensinya sangat besar sebagai destinasi alternatif liburan akhir pekan,” jelas Uu.
Kendati demikian, infrastruktur jalan masih menjadi kendala utama. Saat ini, kendaraan roda dua memang sudah dapat menjangkau lokasi, namun kondisi jalan yang rusak memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Uu menekankan, bahwa peningkatan aksesibilitas adalah kunci utama agar wisatawan tidak merasa jera saat berkunjung.
Baca Juga: Pesona Pantai Batu Gedogan Tasikmalaya, Surga Tersembunyi di Balik Tebing Karangtawulan
Pemerintah Kecamatan Culamega berharap, dengan adanya perbaikan sarana dan prasarana di masa depan, Danau Denuh dapat bertransformasi menjadi magnet wisata baru di Tasikmalaya. Harapannya, geliat pariwisata ini tidak hanya melestarikan alam. Tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat di perbatasan kedua kecamatan tersebut melalui penyediaan jasa wisata dan UMKM lokal. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

9 hours ago
4

















































