harapanrakyat.com,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mendapat sorotan tajam. Hal ini terjadi setelah warga menemukan ulat pada menu sayuran yang dibagikan kepada penerima MBG pada Selasa (19/5/2026) kemarin.
Temuan yang kemudian viral di media soaial tersebut memicu tim pelaksana pogram MBG di tingkat kecamatan untuk melakukan penelusuran.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Ruby Azhara, menyebut bahwa keluhan datang dari orang tua siswa setelah mereka mendapati ulat di dalam sayur. Beruntung, makanan yang bermasalah itu belum sempat dikonsumsi oleh anak-anak.
“Pihak dapur penyedia MBG mengakui adanya unsur kelalaian dalam proses pencucian atau penyajian sayuran. Mereka menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Mereka juga berkomitmen penuh untuk melakukan perbaikan total pada sistem operasional dapur,” ungkapnya Rabu (20/5/2026).
Ruby menegaskan bahwa pengelola dapur juga menyatakan siap menerima konsekuensi. Pengelola dapur juga siap menerima sanksi tegas dari BGN jika kecerobohan serupa kembali terulang di kemudian hari.
Saat ini, hasil identifikasi dan laporan evaluasi di lapangan sudah diteruskan ke Badan Gizi Nasional pusat untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Hih…Ada Ulat di Menu MBG Tasikmalaya
Langkah antisipasi kini tengah disiapkan oleh Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya dengan memperketat pengawasan di seluruh dapur penyedia program.
Mutu makanan, kebersihan bahan baku, dan proses pengolahan akan menjadi fokus pemantauan harian agar tujuan utama program pemenuhan gizi ini tidak tercoreng.
Pihak sekolah dan orang tua kemudian meminta Satgas MBG mendesak pengelola dapur untuk meningkatkan kualitas masakan.
Mereka berharap penyajian makanan ke depan bisa lebih higienis dan sesuai dengan standar ketat yang telah ditetapkan pemerintah serta Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: Kasdim 0612/Tasikmalaya Ingatkan Prajuritnya Tidak Terjebak Lingkaran Setan Pinjol Ilegal dan Judol
Meski sempat memicu kekhawatiran di kalangan orang tua, Satgas memastikan kondisi di lapangan tetap kondusif. Hingga hari ini, tim medis belum menerima adanya laporan anak atau siswa yang mengalami gangguan kesehatan atau keracunan akibat insiden tersebut. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

13 hours ago
12

















































