Pentolan band legendaris Dewa 19, Ahmad Dhani, kembali melakukan gebrakan di dunia bisnis kuliner dengan meresmikan Dewa 19 Restography Java Rock di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/2/2026).
Restoran ini bukan sekadar tempat makan biasa, melainkan sebuah ruang budaya yang menyatukan unsur musik rock dengan kekayaan sejarah Jawa.
Dewa 19 Restography Java Rock di Kemang Tempati Rumah Tua Peninggalan Belanda
Daya tarik utama dari restoran ini terletak pada lokasinya yang menempati rumah tua peninggalan kolonial Belanda yang berdiri sejak tahun 1922. Ahmad Dhani sengaja memilih bangunan heritage ini untuk mendukung visinya dalam mengangkat nilai sejarah ke dalam ruang kuliner modern.
Baca Juga: Vibe Tokyo di Jakarta: Menjelajahi Surga Kuliner Blok M yang Lagi Hits di Akhir Tahun 2025
Dhani tetap mempertahankan keaslian arsitektur kolonial dengan sangat baik. Dhani menegaskan bahwa elemen-elemen utama seperti tiang, kusen jendela, hingga lantai bangunan masih merupakan material asli sejak pertama kali berdiri lebih dari seabad.
Sentuhan Personal Ahmad Dhani dalam Dekorasi
Proses transformasi bangunan bersejarah menjadi restoran Restography Java Rock di Kemang berlangsung dari Oktober 2025 hingga rampung Februari 2026.
Menariknya, Ahmad Dhani turun tangan langsung dalam proses renovasi, terutama pada bagian dekorasi dan penataan cahaya (lighting).
Interior restoran dipercantik dengan lampu-lampu antik dan unik asli peninggalan Belanda, bahkan diklaim tidak ada yang kembar satu sama lain.
Edukasi Budaya: Koleksi Foto Langka Raja Jawa
Selain suasana klasik, pengunjung Dewa 19 Restography Java Rock Kemang juga disuguhi konten edukasi sejarah melalui pajangan koleksi foto langka Raja-Raja Jawa dari abad ke-19. Koleksi tersebut mencakup foto penguasa dari Kasunanan Surakarta hingga Kesultanan Yogyakarta, seperti Pakubuwono VIII-XII dan Hamengkubuwono VI-IX.
Baca Juga: Sensasi Makan di Bawah Langit Berbintang, Restoran Unik di Jakarta Ini Punya Private Bubble Room
Untuk tokoh yang hidup sebelum era fotografi, Dhani memajang lukisan Pakubuwono I (Pangeran Puger) sebagai penghormatan terhadap pendiri Dinasti Mataram Islam.
Ahmad Dhani menyebut Dewa 19 Restography Java Rock Kemang sebagai tempat yang “paling kalcer” di Jakarta. Menu yang tersedia sangat variatif, dengan komposisi berimbang antara 50 persen masakan Barat (Western), dan 50 persen hidangan Nusantara.
Dari sisi hiburan, pengunjung akan dimanjakan dengan kurasi video klip Dewa 19 yang dipilih langsung oleh Dhani. Ia bahkan dengan bangga membandingkan kualitas atmosfer musik di restorannya lebih baik daripada Hard Rock Cafe di Los Angeles.
Baca Juga: nDalem Kopi Solo Anyar, Tempat Nongkrong Nyaman dengan Konsep Budaya yang Kental
Rencana Ekspansi ke Kota Lain
Kesuksesan konsep ini di Jakarta memicu rencana Ahmad Dhani untuk memperluas bisnisnya ke kota-kota lain. Surabaya ia sebut sebagai salah satu lokasi tujuan berikutnya, yang mana ia akan tetap konsisten mencari bangunan heritage bersejarah sebagai lokasi restoran.
Dengan hadirnya Dewa 19 Restography Java Rock, Kemang kini memiliki destinasi baru yang menawarkan perpaduan unik antara cita rasa kuliner, edukasi sejarah, dan atmosfer musik rock yang kental. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

10 hours ago
5

















































