Kekayaan tradisi Nusantara seolah tidak ada habisnya untuk dieksplorasi. Dari ujung barat hingga timur, setiap daerah menyimpan pesona desa adat di Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri.
Mengunjungi kampung-kampung ini bukan sekadar liburan, melainkan perjalanan mendalami identitas budaya bangsa. Berikut adalah daftar destinasi wisata desa adat yang menawarkan pengalaman tak terlupakan untuk agenda traveling Anda selanjutnya.
10 Desa Adat di Indonesia Paling Unik
1. Desa Adat Suku Baduy, Banten
Terletak di Provinsi Banten, Suku Baduy terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Untuk mencapai Baduy Dalam, Anda harus siap fisik karena perlu berjalan kaki sekitar 5 jam melewati medan menanjak.
Baca Juga: Menjaga Kemurnian di Lembah Salawu: Rahasia Keteguhan Adat Istiadat Kampung Naga Tasikmalaya
Masyarakatnya sangat memegang teguh aturan leluhur, sehingga pengunjung tidak boleh menggunakan alat mandi kimia (sabun/sampo), memotret. Serta tidak boleh mengambil hasil alam sembarangan.
2. Kampung Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur
Kampung ini merupakan salah satu desa adat di Indonesia dan masuk sebagai situs warisan dunia UNESCO yang terletak di ketinggian 1.100 mdpl. Meskipun berada di Flores, leluhur warga Wae Rebo berasal dari Minangkabau.
Keunikan utamanya adalah 7 rumah adat berbentuk kerucut yang jumlahnya tidak pernah berubah. Serta keramahan warganya yang telah menetap selama 19 generasi.
3. Kampung Naga, Tasikmalaya
Jika ingin merasakan atmosfer tradisional Sunda yang asri, Kampung Naga adalah pilihannya. Desa adat di Indonesia yang satu ini mempertahankan arsitektur rumah khas dengan pemandangan hijau yang masih terjaga. Menawarkan ketenangan di tengah modernitas Jawa Barat.
4. Desa Sade, Lombok
Berwisata ke Lombok terasa kurang lengkap tanpa mampir ke Desa Sade. Meski berada di pinggir jalan raya, penduduknya tetap teguh menjalankan tradisi, seperti tradisi ‘menculik’ calon pengantin wanita.
Uniknya, lantai rumah warga di sini dibangun menggunakan kotoran sapi, dan para wanita baru dianggap dewasa jika sudah mahir menenun kain sendiri.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Pembuatan Kapal Pinisi di Desa Tana Beru Bulukumba
5. Desa Trunyan, Bali
Desa adat di Indonesia yang satu ini terkenal karena sisi mistisnya. Lokasinya berada di Kintamani, Desa Trunyan memiliki tradisi pemakaman yang mendunia. Jenazah di sini tidak dikubur, melainkan diletakkan di bawah pohon Taru Menyan.
Ajaibnya, tidak ada bau busuk yang muncul karena aroma harum dari pohon tersebut dipercaya menyerap bau jenazah. Desa ini juga menawarkan pemandangan indah Danau Batur.
6. Desa Adat Sijunjung, Sumatera Barat
Berjarak sekitar 120 km dari Kota Padang, desa ini merupakan tempat tinggal bagi enam suku berbeda. Terdapat 76 rumah gadang yang bentuknya seragam dan jumlahnya tetap konsisten sejak tahun 1950-an, mencerminkan nilai sejarah yang sangat kuat.
7. Desa Kete Kesu, Sulawesi Selatan
Pusat kebudayaan Toraja ini menyimpan jejak leluhur berusia 500 tahun. Atraksi utamanya adalah pemakaman goa batu yang berisi peti mati berukir dan tulang belulang. Rumah adatnya yang disebut Tongkonan, dihiasi tanduk kerbau yang menjadi simbol status sosial pemiliknya.
8. Desa Wisata Setulang, Kalimantan Utara
Baca Juga: Desa Wisata di Indonesia Berkelas Internasional, Raih Penghargaan Best Tourism Village
9. Desa Adat Praijing, Sumba
Di Pulau Sumba, Desa Praijing berdiri sebagai kawasan yang menjaga nilai luhur nenek moyang. Pengunjung akan disuguhi arsitektur rumah tradisional yang indah dan menyatu sempurna dengan alam sekitarnya.
10. Kampung Tablanusu, Papua
Berbeda dari kampung nelayan pada umumnya, wilayah Tablanusu didominasi oleh batu koral hitam, bukan pasir. Karena suara yang dihasilkan saat batu-batu tersebut diinjak. Sehingga tempat ini mendapat julukan “Kampung Batu Menangis”.
Selain keunikan geologisnya, Anda bisa menikmati pantai yang eksotis serta melakukan pijat refleksi alami di atas bebatuan koral.
Setiap desa adat di Indonesia menawarkan keajaiban yang layak masuk dalam bucket list liburan Anda. Manakah dari destinasi di atas yang ingin Anda kunjungi lebih dulu? (R3/HR-Online/Editor: Eva)

7 hours ago
5

















































