Teka-teki mengenai pergerakan Persib Bandung di bursa transfer paruh musim akhirnya terjawab. Juru taktik Maung Bandung, Bojan Hodak, memberikan sinyal kuat, bahwa aktivitas belanja pemain timnya telah mencapai titik final.
Baca Juga: Dion Markx Buka-bukaan Soal Alasannya Terima Pinangan Persib Bandung
Di tengah hiruk-pikuk rumor yang berkembang, pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan, bahwa komposisi skuad yang ada saat ini sudah lebih dari cukup untuk mengarungi sisa kompetisi.
Sejauh ini, Persib memang telah memperkuat pondasi tim dengan mendatangkan dua legiun asing, Dion Markx dan Layvin Kurzawa. Langkah strategis ini dilengkapi dengan kembalinya gelandang berpengalaman, Dedi Kusnandar, yang telah menyelesaikan masa peminjamannya di Bhayangkara FC.
Dengan kehadiran para penggawa baru tersebut, ruang di ruang ganti Maung Bandung kini terisi oleh 32 pemain. Termasuk pemenuhan kuota 11 pemain asing secara maksimal. Selaku juru taktik Maung Bandung, ia menilai kuantitas dan kualitas ini sudah ideal untuk menjaga napas tim dalam persaingan ketat di kompetisi domestik maupun kancah Asia.
“Menambah pemain untuk putaran kedua? Saya rasa tidak. Kami sudah selesai,” tegas Bojan Hodak secara lugas, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Berburu Ujung Tombak, Persib Bandung Bidik Striker Naturalisasi di Bursa Transfer Paruh Musim
Juru Taktik Maung Bandung Menepis Rumor Datangkan Ragnar Oratmangoen
Belakangan, nama bintang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, sempat dikaitkan dengan klub kebanggaan Jawa Barat ini. Namun, Bojan dengan cepat mendinginkan spekulasi tersebut. Selain faktor teknis, aspek finansial dan kontrak pemain menjadi penghalang yang cukup realistis.
Ragnar saat ini masih terikat kontrak dengan klub Belgia, FCV Dender, hingga Juni 2026. Menebus kontrak sang pemain tentu memerlukan dana yang sangat besar.
Tentunya itu sebuah langkah yang dianggap berisiko bagi stabilitas keuangan klub. Terlebih setelah Persib merogoh kocek cukup dalam untuk mendatangkan Layvin Kurzawa. “Itu hanya rumor. Saya bahkan tidak pernah mendengar kabar (rencana perekrutan) tersebut,” tambah Bojan.
Bagi juru taktik Maung Bandung, mempertahankan keharmonisan dan keseimbangan tim jauh lebih krusial daripada terus-menerus menumpuk pemain bintang. Mengganti atau melepas pemain di tengah musim bukanlah perkara mudah. Mengingat adanya adaptasi taktik dan ikatan emosional antar-pemain yang sudah terbentuk.
Dengan kedalaman skuad yang ada, Persib kini memilih untuk fokus mengoptimalkan potensi tim guna mengejar ambisi ganda. Yaitu mempertahankan supremasi di kasta tertinggi liga nasional, serta melangkah sejauh mungkin di ajang ACL 2 2025/2026. (Adi/R5/HR-Online)

12 hours ago
5

















































