harapanrakyat.com,- Pemprov Jawa Barat berencana membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk meminimalisasi insiden kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada bulan ini.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, pemasangan dua fasilitas JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta ini untuk menangani masalah keselamatan dan kenyamanan jalan nasional di Kota Bandung.
Pembenahan infrastruktur jalan milik nasional di Kota Bandung ini sudah Pemprov Jawa Barat lakukan di Jalan Dr. Djunjunan atau Pasteur.
Baca Juga: WFH Diperpanjang Pusat, Dedi Mulyadi Klaim Produktivitas Pemprov Jawa Barat Malah Meningkat
Saat ini, Pemprov Jawa Barat tengah melakukan penataan trotoar dan pembenahan drainase di Jalan Dr. Djunjunan.
“Kami kerjakan bulan ini untuk pemasangan PJU di Jalan Soekarno-Hatta, termasuk fasilitas penyeberangannya. Begitu juga Jalan Pasteur hari ini sedang kami perbaiki drainase beserta penataan tamannya,” kata Dedi dikutip Kamis (6/8/2026).
Langkah intervensi infrastruktur ini untuk mengatasi kelemahan mendasar dalam pembangunan jalan di Jawa Barat yang sering mengabaikan sistem pembuangan air.
Kurangnya saluran air yang memadai dinilai menjadi pemicu utama cepat rusaknya permukaan jalan akibat genangan air.
Dedi mengaku telah mengajukan permohonan ke Pemerintah Pusat agar pengolahan dan pembangunan jalan nasional di kawasan ini dapat disinergikan Pemprov Jawa Barat maupun Pemkot Bandung.
“Tradisi Pemprov Jabar hari ini bukan sekadar membangun jalan, tetapi kami buat drainasenya dengan baik,” ujarnya.
Fokus Pembenahan Infrastruktur Jalan Soekarno Hatta Bandung Berbasis Kualitas Lingkungan
Dedi menambahkan bahwa pembenahan drainase kini menjadi syarat mutlak dalam setiap proyek pembangunan jalan di wilayah Jawa Barat.
Tanpa drainase yang terencana, investasi pembangunan infrastruktur jalan akan terbuang sia-sia karena rentan tergerus air hujan.
Sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek penataan kawasan jalan nasional ini, sehingga kenyamanan serta keselamatan para pengguna jalan di Kota Bandung dapat terjamin.
Baca Juga: Dana Bagi Hasil Tak Kunjung Cair, Dedi Mulyadi Pertimbangkan Pinjaman Daerah Rp3,4 Triliun
“Problem utama jalan di Jawa Barat dari dulu adalah membangun jalan tanpa drainase. Karena itu, kebiasaan lama kami ubah agar semua jalan terintegrasi dengan saluran air yang memadai,” tuturnya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

10 hours ago
7

















































