harapanrakyat.com,- Dalam rangka melestarikan budaya, tradisi adat serta kearifan lokal masyarakat, menjelang bulan Ramadhan ini di sejumlah daerah di Kabupaten Ciamis akan melaksanakan upacara adat tradisi Mapag Ramadhan tahun 2026.
Tradisi adat Mapag Ramadhan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahunnya di sejumlah daerah, berdasarkan data dari Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Ciamis berikut jadwal pelestarian upacara tradisi Mapag Ramadhan tahun 2026.
Jadwal Tradisi Mapag Ramadhan di Ciamis
Tradisi adat Nyepuh di Situs Geger Emas, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu dilaksanakan tanggal 4 Februari 2026. Kemudian tanggal 5 Februari 2026 akan ada tradisi adat Nyekar di Situs Balaniksa, Situs Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing.
Pada tanggal 8 Februari 2026 ada upacara adat tradisi Misalin di Situs Bojong Galuh Salawe, Kecamatan Cimaragas. Lalu tanggal 9 Februari 2026 ada upacara adat tradisi Ngikis di Situs Bojong Galuh Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing.
Tanggal 9 Februari 2026, tradisi adat Merlawu di Situs Prabu Dimuntur, Situs Susuru di Kecamatan Cijeungjing. Tanggal 10 Februari 2026 ada upacara adat tradisi Ngembang di Situs Makam Djeng Pati Wiraoetama dan Syekh Nurudin, Kelurahan Linggasari.
Lalu tanggal 12 Februari 2026, tradisi Ngikis di Situs Gunung Padang, Kecamatan Sindangkasih. Tanggal 13 Februari 2026 ada tradisi adat Ngikis di Situs Singaperbangsa, Kecamatan Cisaga. Dan terakhir tanggal 15 Februari 2026, tradisi adat Nadran di Situs Buyut Mangun Tapa, Kecamatan Baregbeg.
Menjaga Tradisi
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis, Dian Budiyana mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan-kegiatan yang telah rutin dilaksanakan oleh masyarakat karena mengandung tujuan yang baik, terutama menjelang bulan ramadhan.
Menurutnya, hampir semua kegiatan tersebut adalah untuk membersihkan. Tidak hanya membersihkan lingkungan sekitar, juga intropeksi diri dan membersihkan hal-hal yang bersifat jelek yang selalu membelenggu dalam diri manusia.
Baca juga: Ketua DPRD Ciamis Ajak Warga Jadikan Tradisi Nyangku sebagai Pengingat Nilai Luhur
“Maka dari itu, dengan momentum ini kita berupaya membersihkan hati, dengan melaksanakan ibadah bulan puasa yang sangat suci. Kemudian bagaimana setiap masyarakat gotong-royong sesuai tradisi adat mereka bersilaturahmi bertemu dengan masyarakat dalam tradisi tersebut,” tuturnya, Rabu (4/1/2026).
Dian menyebut, di Kabupaten Ciamis sendiri dikenal dengan banyaknya peninggalan sejarah baik itu peninggalan zaman sejarah maupun pra sejarah. Jadi tidak heran menjelang bulan Ramadhan ini, banyak tradisi ritual khusus atau adat yang dilaksanakan di beberapa desa di Kabupaten Ciamis.
“Mudah-mudahan kegiatan tradisi adat ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuannya. Dan diharapkan, kegiatan tradisi ini juga dapat terus dilestarikan, supaya nantinya anak cucu kita bisa mengetahuinya,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online)

17 hours ago
6

















































