SDN Pamarisen di Sumedang Kembali Jadi Sasaran Pencurian, Polisi Lakukan Olah TKP

17 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pamarisen yang berlokasi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali menjadi korban aksi pencurian. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Selasa (3/2/2026) malam.

Aksi pencurian itu pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah saat hendak memulai aktivitas pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, kondisi luar bangunan terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Kronologi Pencurian SDN Pamarisen

Penjaga sekolah, Oyan (60) mengungkapkan, ia awalnya tidak menemukan kejanggalan pada pintu-pintu sekolah. Namun, ketika memasuki ruang kantor guru, ia mendapati ruangan dalam kondisi berantakan. “Pintu-pintu aman, tidak ada yang rusak. Tapi setelah masuk ke ruang guru, di dalam sudah berantakan,” kata Oyan.

Baca juga: Pemkab Sumedang Dorong Program MBG Berbasis Pasokan Pangan Lokal

Ia juga menemukan ventilasi jendela dalam kondisi terbuka dan berlubang, yang diduga menjadi akses masuk pelaku lewat belakang sekolah. Menyadari adanya pencurian, Oyan segera keluar dan memberitahukan warga sekitar.

“Semua pintu sekolah gak apa-apa gak ada yang rubah. Terus, masuk ke dalam ruangan kantor sekolah (ruangan guru) ternyata di dalam sudah berantakan. Pas saya lihat ke atas, atas ventilasi jendela sudah terbuka sudah bolong,” ucapnya.

Hingga saat ini, barang yang dipastikan hilang baru satu unit mixer yang sebelumnya disimpan di atas lemari. Sementara itu, pihak sekolah masih melakukan pendataan untuk memastikan apakah ada barang lain yang turut raib.

“Kalau yang hilang baru ketahuan satu, itu mixer yang dari atas lemari. Yang lainnya belum diketahui. Belum ketahuan karena belum diperiksa lagi,” ujarnya.

Baca juga: Pergerakan Tanah di Sumedang, Dua Rumah Ambruk Empat Rumah Terancam 

Pihak sekolah sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat. Pihak kepolisian dari Polsek Sumedang Utara yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Diketahui, area yang menjadi sasaran pencurian adalah ruang guru. Dalam kurun waktu satu tahuan, peristiwa pencurian ini sudah terjadi dua kali. “Ibu kepala sekolah sedang melakukan pelaporan dulu ke polsek. Kalau yang kemalingan itu ruangan ruangan guru,” pungkasnya. (Aang/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |