Sebagai Kota Perlintasan, ODGJ Terlantar Kian Banyak di Cimahi

2 hours ago 3

harapanrakyat.com,- Keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) terlantar di ruang publik Kota Cimahi ternyata bukan kasus tunggal. Dinas Sosial mencatat laporan seperti ini masuk cukup sering, karena posisi Cimahi sebagai kota perlintasan membuat banyak ODGJ melintas dan akhirnya tertahan di fasilitas umum dan semakin banyak.

Penelaah Teknis Kebijakan Dinsos Cimahi, Acep Umar menjelaskan, fenomena ini terjadi karena Cimahi menjadi jalur persilangan antar wilayah. Banyak ODGJ yang melintas dari satu daerah ke daerah lain, lalu berhenti dan terlantar di sini tanpa pendampingan keluarga.

Baca Juga: Kota Cimahi Tak Lagi Masuk 10 Besar Daerah ODGJ Terbanyak di Jabar

ODGJ Terlantar di Cimahi Semakin Banyak

Istilah yang dipakai di lapangan untuk menyebut mereka adalah Gelsos (gelandangan sosial) yang tidak diketahui asal-usul maupun tempat tinggalnya. Keberadaan mereka di tempat umum kerap menjadi sorotan dan mengganggu kenyamanan warga.

“Karena Cimahi jalur lintasan, jadi banyak sekali ODGJ yang melintas di wilayah kami. Hampir setiap pekan pasti ada laporan dari masyarakat,” jelas Acep, Selasa, (25/8/2026).

Baca Juga: ODGJ Meresahkan hingga Pengemis Dievakuasi Satpol PP Kota Banjar 

Angka ini menunjukkan betapa pentingnya sistem penanganan yang siap siaga setiap saat. Untuk itu, masyarakat yang menemukan ODGJ terlantar diminta tidak ragu melapor lewat nomor darurat 112.

“Laporan yang masuk ke 112 akan langsung kami teruskan dan koordinasikan bersama Satpol PP dan Dinas Sosial, agar penanganan bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Dinsos Cimahi juga telah menyiapkan Tim Reaksi Cepat khusus yang bertugas merespons laporan masyarakat. Tim ini siap berangkat kapan pun dibutuhkan untuk mengevakuasi dan memberikan pertolongan kepada ODGJ yang terlantar di jalan.

Baca Juga: Hanya Terjadi di Kota Tasikmalaya: Warga Buang Sampah Sembarangan, ODGJ yang Bersihkan

Bahkan kini didukung ambulans khusus, sehingga proses evakuasi dan penanganan menjadi lebih sigap dan aman. Fasilitas ini memudahkan tim membawa ODGJ ke tempat penanganan tanpa menimbulkan gangguan berlebih di jalan raya.

“Tujuannya sederhana, untuk memastikan setiap ODGJ yang membutuhkan pertolongan segera tertangani dengan layak. Sekaligus menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama di ruang publik Kota Cimahi,” pungkas Acep Umar. (Eri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |