Warganet Kesal Jalan Mulus di Jawa Barat Malah Dilewati Truk ODOL, Ini Respons KDM

4 days ago 12

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM merespon aduan warganet terkait jalan provinsi yang sudah mulus, tetapi masih dilalui oleh kendaraan dengan muatan berlebih atau ODOL (Over Dimention Overload).

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @kangparman, ia memperlihatkan aktivitas kendaraan berat yang membawa muatan overload melintasi jalan provinsi.

“Jalan provinsi kapasitas 8 ton, tingali ieu nu ngaliwatna. Mobil-mobil model kieu nu ngaliwatna,” ujar akun TikTok @kangparman dalam sebuah video dikutip Sabtu (31/01/2026).

Baca Juga: Pengungsi Longsor Cisarua KBB Tunggu Hunian Tetap, KDM Beri Bantuan Rp 10 Juta untuk Ngontrak

Dengan nada kesal, ia mengatakan bahwa terasa siap-sia jalan dibangun dan diperbaiki jika terus dilalui oleh kendaraan bermuatan berlebih. 

“Matak ek teu ancur kumaha jalan, ngaliwatna hayo hantem, teu ari-ari Pak Dedi ngomekeun jalan ieu mah yeuh,” lanjutnya.

Gubenur Jawa Barat: Jalan Mulus yang Rusak karena Truk ODOL Tak Akan Dibangun Lagi!

Menanggapi video aduan dari warganet soal jalan provinsi yang masih dilewati oleh mobil-mobil dengan muatan overload, KDM merespon melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya @dedimulyadiofficial.

KDM mengatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu gambaran nyata beratnya tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga infrastruktur jalan.

“Itu adalah salah satu contoh betapa beratnya beban pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata KDM.

Baca Juga: Warga Bogor Tewas Tertimpa TPT, Dedi Mulyadi Perketat Kebijakan Antisipasi Bencana

Ia menerangkan bahwa di satu sisi pemerintah dituntut oleh masyarakat untuk terus membangun dan memperbaiki jalan, namun di sisi lain kerusakan jalan terus terjadi akibat kendaraan dengan muatan berlebih yang tidak sesuai aturan.

“Di satu sisi, masyarakat menuntut pembangunan jalan. Namun di sisi lain, aktivitas pengangkutan material tambang justru terus mengalami kelebihan muatan dengan kendaraan bermuatan sangat berat,” ujarnya.

Menurutnya, apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, maka usia pakai jalan akan sangat singkat dan anggaran yang dikeluarkan menjadi sia-sia.

“Tentunya umur jalan tidak akan lama lagi.  Sehingga pada akhirnya kita akan membuang uang percuma,” lanjutnya.

Oleh karena itu, KDM menegaskan bahwa ke depannya pembangunan jalan tidak akan dilakukan apabila masih dilintasi kendaraan dengan muatan berlebih.

Ia mengatakan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai langkah untuk menjaga efektivitas anggaran dan mencegah pemborosan dana publik.

Baca Juga: Investasi Rp 2 Triliun Lebih Masuk Karawang, Siap Serap Ribuan Pekerja

“Langkah ini merupakan upaya kami agar penggunaan anggaran tidak terbuang sia-sia dan bisa lebih efektif,” tegasnya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |