Babak Baru Kasus Dugaan Rasisme di Liga 1, Persib Pasang Badan Usai Marc Klok Dilaporkan ke PSSI

2 hours ago 2

Kasus dugaan rasisme yang pemain Bhayangkara FC alami, Henry Doumbia, masuk ke babak baru. Bhayangkara FC pun resmi melaporkan kapten Persib Bandung, Marc Klok ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Baca Juga: Bhayangkara FC Resmi Laporkan Marc Klok ke Komdis PSSI Terkait Dugaan Rasisme

Setelah sempat diam, akhirnya Persib Bandung sebagai perwakilan manajemen tim angkat suara. Dalam penjelasan resminya, Persib berkomitmen untuk melindungi pemain. 

Terkait kasus dugaan rasisme, Persib mengeluarkan rilisan resmi mengenai komitmen untuk melindungi Klok. Sebab Klok sudah mengakui, bahwa ia tidak melakukan tindakan rasisme saat bertanding dengan Bhayangkara FC. 

“Persib memberikan dukungan penuh pada Marc Klok sebagai kapten tim. Marc Klok secara tegas mengatakan tidak pernah melalukan tindakan rasisme apapun, sebagaimana yang sebelumnya dituduhkan,” jelas Persib melansir laman resminya. 

Persib menekankan, setiap tuduhan harus memiliki bukti. Karenanya, Persib berharap penyelidikan berjalan transparan dan objektif, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. 

Kasus dugaan rasisme ini, terjadi bermula saat Henry Doumbia mengaku mendapat ucapan bernada rasis dari Klok saat babak pertama berlangsung. Setelahnya Doumbia memberitahukan hal tersebut pada kapten tim, yakni Wahyu Subo. 

Dari sana Wahyu kemudian mendatangi Klok untuk menanyakan apakah ia benar melakukan rasisme pada Doumbia. Klok mengelak tuduhan tersebut hingga berakhir adu mulut di akhir pertandingan. 

Baca Juga: Bojan Hodak Dekati Moussa Sidibe Usai Laga Bhayangkara vs Persib, Bobotoh: Kode Nih?‎‎

Komitmen Persib Pasca Kasus Dugaan Rasisme

Persib termasuk klub yang mengikuti anjuran dari PSSI, yakni tidak melakukan maupun mendukung rasisme. Bahkan Maung Bandung menjunjung tinggi keberagaman dan sportivitas dalam tiap permainan. 

Apabila ada pemain yang melakukan tindakan rasisme, manajemen Persib tentunya akan bertindak tegas. Bahkan tak segan memberikan hukuman atau sanksi agar pelaku jera. 

“Persib tidak akan mendukung rasisme dalam bentuk apapun,” tulis Persib dalam keterangan resmi tersebut. 

Dengan asas tersebut, Persib mengajak semua pihak untuk menahan diri serta tidak berspekulasi. Tujuannya agar proses penyelidikan yang tengah berjalan bisa berjalan dengan lancar tanpa intervensi. 

Baca Juga: Big Match El Clasico Persija Vs Persib Belum Dapat Venue, Masih Tersandung Masalah Izin

Kasus dugaan rasisme ini pun menjadi perhatian serius. Namun Persib menilai, asas praduga tak bersalah juga harus ditegakkan. Pasalnya asas ini juga memiliki peran untuk menjaga kondusifitas ekosistem kompetisi sepak bola di Indonesia. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |