Cara Mengatasi Listrik Jeglek di Rumah Agar Tetap Aman

15 hours ago 10

harapanrakyat.com,- Banyak pemilik rumah merasa panik ketika mencari cara mengatasi listrik jeglek yang mati secara tiba-tiba. Kondisi ini sering terjadi saat penggunaan alat elektronik melebihi kapasitas daya yang tersedia di rumah. Situasi gelap gulita ini tentu sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan keluarga, terutama di malam hari.

Baca juga: Mengenal Fungsi Surge Arrester, Pelindung Utama Perangkat Elektronik dari Sambaran Petir

Namun, penyebab utamanya tidak selalu karena beban pemakaian listrik yang menumpuk secara bersamaan. Ada kalanya, masalah instalasi kabel atau komponen pengaman yang rusak menjadi biang keladi utamanya.

Memahami Penyebab dan Cara Mengatasi Listrik Jeglek

Langkah pertama adalah segera matikan atau cabut alat elektronik yang memakan daya listrik besar. Perangkat seperti AC, setrika, pompa air, atau rice cooker seringkali menjadi pemicu utama kelebihan beban (overload).

Biasanya, tarikan daya awal saat alat-alat ini dinyalakan bersamaan jauh lebih tinggi dari spesifikasi normalnya. Oleh karena itu, hindari menyalakan semua perangkat berat pada waktu yang sama agar MCB tidak kaget.

Selanjutnya, periksa kondisi fisik MCB (Miniature Circuit Breaker) yang ada di dalam box meteran listrik. Jika tuas MCB terasa sangat panas saat disentuh, itu menandakan adanya arus berlebih yang tidak wajar.

Baca juga: Kopling Motor Listrik Jadi Inovasi Engine Brake di Kendaraan Elektrifikasi

Panas berlebih ini muncul karena komponen bekerja keras menahan beban di luar batas kemampuannya. Biarkan MCB dingin selama beberapa menit sebelum Anda mencoba menaikkan tuasnya kembali secara perlahan.

Penyebab lain yang sering terjadi adalah adanya korsleting atau hubungan arus pendek pada instalasi kabel rumah. Kabel yang terkelupas karena usia atau digigit tikus di atas plafon bisa memicu percikan api.

Oleh karena itu, lakukan pengecekan visual satu per satu pada setiap stop kontak untuk mencari tanda hangus. Jika tercium bau gosong yang menyengat, segera matikan aliran listrik utama demi keselamatan seluruh penghuni.

Jangan pernah memaksakan untuk menaikkan tuas MCB berkali-kali jika tuas tersebut terus menerus turun kembali. Tindakan nekat ini justru bisa merusak komponen elektronik lain yang sensitif terhadap tegangan tidak stabil.

Lebih parah lagi, memaksakan arus mengalir pada jalur yang korsleting dapat memicu kebakaran yang lebih besar. Keselamatan nyawa keluarga jauh lebih berharga daripada memaksakan listrik menyala saat itu juga.

Solusi Jika Masalah Berlanjut dan Penggantian Komponen

Jika beban pemakaian sudah dikurangi namun listrik tetap mati, kemungkinan besar komponen MCB sudah lemah. Alat pengaman listrik ini memiliki masa pakai tertentu dan pegas di dalamnya bisa longgar seiring waktu.

Baca juga: Kunci Mobil Posisi ACC dan Perannya dalam Sistem Kelistrikan Kendaraan

MCB yang sudah “lelah” akan menjadi sangat sensitif dan mudah turun meskipun beban listrik masih normal. Sebaiknya, panggil teknisi resmi dari PLN atau instalatir bersertifikat untuk melakukan penggantian komponen tersebut.

Mengganti MCB utama sendiri sangat berisiko tinggi dan merupakan tindakan ilegal jika Anda membuka segel meteran. Serahkan urusan teknis bertegangan tinggi ini kepada ahlinya agar instalasi rumah tetap sesuai standar keamanan.

Pertimbangkan juga untuk menambah daya listrik jika kebutuhan alat rumah tangga memang meningkat pesat tahun ini. Anda bisa mengajukan permohonan resmi melalui aplikasi PLN Mobile untuk simulasi biaya tambah daya yang akurat.

Sehingga, dengan memahami langkah cara mengatasi listrik jeglek dengan tenang adalah kunci utama keselamatan keluarga di rumah. Lakukan perawatan instalasi secara berkala minimal lima tahun sekali untuk mencegah risiko korsleting mendadak yang berbahaya dan bisa menimbulkan kebakaran. (Muhafid/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |