Diduga Terhimpit Ekonomi, Seorang Pria di Padaherang Pangandaran Nekat Akhiri Hidup

7 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Seorang pria berinisial S (50), warga Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri pada Jumat (13/2/2026), sekitar pukul 02.00 WIB. Pemicu peristiwa tragis ini diduga akibat terhimpit masalah ekonomi.

Kejadian tersebut diketahui bermula saat keponakan korban menemukan sepucuk surat wasiat yang ditulis oleh S. Dalam surat yang memilukan itu, korban menyampaikan permohonan maaf kepada anak dan pamannya karena merasa belum bisa membahagiakan keluarga, bahkan sering merepotkan.

Baca Juga: Kakek 60 Tahun Kertahayu Ciamis Akhiri Hidup di Rumahnya, Diduga Ini Penyebabnya

Terhimpit Ekonomi Pesan Menyentuh Pria di Pangandaran Sebelum Akhiri Hidup

Kepala Dusun Babakanjaya, Asep mengatakan, setelah membaca surat tersebut, keponakan korban merasa curiga dan segera melakukan pencarian bersama rekannya.

Korban akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah saung milik tetangga yang berada di dusun yang sama namun berbeda RT.

“Korban sehari-harinya bekerja sebagai buruh kasar, mungkin karena terhimpit masalah ekonomi. Dalam suratnya, ia juga sempat menitipkan pesan kepada pamannya untuk menagih uang material kepada seseorang. Uang tersebut diminta untuk diberikan kepada istri dan anaknya guna biaya pindah rumah, bayar kontrakan. Serta sisa hutang dan modal usaha,” terang Asep.

Baca Juga: Diduga Pertikaian Asmara, Pria asal Tasikmalaya Nekat Lompat dari Lantai 10 Apartemen Easton Park Sumedang

Pihak kepolisian dari Polsek Padaherang yang menerima laporan warga langsung meluncur ke lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Pangandaran, untuk melakukan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Padaherang, Ipda Irsyana Agus menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan identifikasi di lokasi, tidak menemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.

“Kami segera berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pangandaran. Hasil pemeriksaan menunjukkan ciri-ciri identik gantung diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik akibat tindakan kriminal,” jelas Ipda Irsyana Agus, Jumat (13/02/2026).

Baca Juga: Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas Tergantung di Pohon Jambu Bikin Geger Warga Cisaga Ciamis

Meskipun petugas sempat berencana melakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, namun pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.

“Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan sudah membuat surat pernyataan keberatan. Jenazah korban saat ini telah kami serahkan kepada keluarga untuk segera dikebumikan,” pungkasnya. (Madlani/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |