Kena Denda Ratusan Juta oleh FIFA, Sumardji Mengaku Salah

10 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Anggota Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia, Sumardji, angkat bicara mengenai sanksi berat yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) FIFA kepadanya. Sanksi denda ratusan juta rupiah tersebut resmi diumumkan pada Jumat (13/2/2026).

Sumardji, yang sebelumnya menjabat Asisten Pelatih Timnas Indonesia, mengaku terkejut dengan hukuman yang diterimanya, meskipun ia mengakui kesalahannya. Sanksi dari Komdis FIFA ini merupakan respons atas tindakan Sumardji saat mendampingi Timnas Indonesia berlaga melawan Arab Saudi pada Oktober 2025 lalu.

Penyebab FIFA Denda Sumardji

Dalam insiden tersebut, Sumardji berupaya menghalangi wasit yang hendak memberikan kartu merah kepada salah satu pemain Timnas. Tindakan menghalangi wasit ini dinilai Komdis FIFA sebagai pelanggaran serius. “Saya melihat wasit mencari celah (mau memberi kartu merah pada Timnas), sehingga waktu itu langsung saya halangi pakai tangan,” jelas Sumardji kepada wartawan.

Baca juga: Laga Pembuka FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan Lawan Saint Kitts and Nevis

Komdis FIFA menjatuhkan hukuman denda sebesar 15.000 Franc Swiss, yang setara dengan Rp 324 juta. Tidak hanya denda, Sumardji juga menerima sanksi skorsing berupa larangan mendampingi Timnas Indonesia dalam 20 pertandingan. “Jadi kalau (ditanya) kaitannya dengan sanksi, jujur saya juga kaget. Kaget sekali kenapa ini kok besar sekali (hukumannya),” jelasnya lagi.

Meskipun merasa hukuman denda FIFA Sumardji terlalu berat, ia menegaskan akan tetap mematuhi keputusan tersebut. Ia mengakui bahwa tindakannya menghalangi wasit adalah salah, namun ia melakukannya demi melindungi tim sepak bola dari kerugian yang lebih besar.

Meski dilarang berada di bangku cadangan selama 20 pertandingan, Sumardji memastikan bahwa hal itu tidak menghentikannya untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia. Larangan tersebut spesifik hanya berlaku saat pertandingan berlangsung.

Baca juga: Penyebab Timnas Indonesia U-23 Absen di Asian Games 2026, Ternyata Gara-Gara AFC

“(Hukuman) Ini hanya tidak boleh di bench, mendampingi di hotel dan berangkat ke stadion masih boleh, yang penting tidak masuk ke dalam ruang ganti,” jelasnya.

Sumardji diketahui telah mengundurkan diri dari jabatannya pasca kekalahan Indonesia di SEA Games 2025. Meskipun demikian, ia berkomitmen untuk tetap mendoakan dan memberikan dukungan teknis non-lapangan terbaik bagi Timnas Indonesia. (Revi/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |