Ketegangan di kancah sepak bola Asia Tenggara memasuki babak baru yang cukup panas. Nama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mendadak menjadi sorotan setelah media massa asal Malaysia, My News Hub. Media tersebut merilis laporan yang menuding Erick Thohir sebagai sosok di balik layar terkait polemik naturalisasi pemain timnas Malaysia.
Baca Juga: Erick Thohir Buka Suara Soal Nasibnya di PSSI Usai Jadi Menpora
Sebagai informasi, bahwa FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), terkait naturalisasi pemainnya. Meski aduan tersebut resmi dari Vietnam, namun My News Hub menuding Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI inilah yang menjadi dalangnya.
Laporan yang dirilis pada Minggu (15/2) tersebut mengklaim bahwa Erick berperan sebagai “sutradara” yang memasok data krusial kepada pihak Vietnam, untuk melaporkan FAM terkait masalah legalitas pemain naturalisasi. Namun, tudingan serius ini bersandar pada pernyataan sumber anonim yang disebut-sebut berasal dari Amerika Latin.
Benarkah Erick Thohir di Balik Polemik Naturalisasi Malaysia?
Dalam laporannya, My News Hub menggunakan diksi yang cukup tajam untuk menggambarkan peran Ketum PSSI yang juga Menpora RI. Erick dituding menjalankan taktik “baling batu sembunyi tangan”, sebuah peribahasa yang menyiratkan seseorang yang melakukan tindakan namun berupaya menyembunyikan keterlibatannya.
“Presiden PSSI, Erick Thohir, adalah watak utama yang memainkan peranan membawa aduan kepada FIFA berhubung status kelayakan tujuh pemain naturalisasi Malaysia,” tulis laporan tersebut.
Meski pada akhirnya Vietnam yang secara resmi mengajukan aduan ke FIFA, sumber anonim itu bersikukuh bahwa dokumen-dokumen yang menjadi dasar laporan tersebut berasal dari “orang-orang bayaran” Erick. Ia diduga menginstruksikan pihak ketiga untuk menyerahkan dokumen tersebut langsung kepada “orang dalam” di FIFA.
Baca Juga: Survei Football Institute Ungkap Kepuasan Suporter pada Erick Thohir, Apa Hasilnya?
Pangkal persoalan polemik naturalisasi Malaysia ini bermula dari sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada FAM. Hal itu setelah federasi negeri jiran tersebut, terbukti melakukan pemalsuan dokumen terhadap tujuh pemain naturalisasinya. Meski sanksi telah turun, FAM secara konsisten membantah bahwa mereka melakukan pemalsuan tersebut dengan sengaja.
Isu keterlibatan Indonesia sebenarnya bukan hal baru. Sejak September 2025, rumor mengenai campur tangan PSSI dalam kasus ini sudah berembus kencang di kalangan pencinta sepak bola Malaysia.
Jawaban Erick Thohir
Menanggapi tudingan terkait polemik naturalisasi pemain timnas Malaysia yang terus bergulir, Erick Thohir jauh-jauh hari telah memberikan klarifikasi tegas. Pada September 2025, ia menegaskan, bahwa Indonesia sangat menghormati kedaulatan sepak bola negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
Erick menekankan bahwa fokus utama PSSI saat ini adalah melakukan transformasi internal demi kemajuan sepak bola nasional. Bukan mencampuri urusan domestik federasi lain.
“Kita tidak ikut campur dengan politik atau kebijakan masing-masing negara,” jelas Erick menepis spekulasi tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa ambisi Indonesia untuk maju tidak dilakukan dengan cara menjatuhkan pihak lain. “Mohon maaf, kalau kami di Indonesia, fokusnya hanya ingin olahraga kami sendiri yang maju,” pungkasnya.
Baca Juga: Banyak Pelatih Top Dunia Ogah Latih Skuad Garuda Senior, Alasannya Bikin Kaget
Hingga saat ini, tuduhan yang dilemparkan media Malaysia terkait polemik naturalisasi pemainnya tersebut masih berstatus klaim sepihak tanpa bukti dokumen yang bisa diverifikasi secara terbuka. Sementara FIFA sendiri belum memberikan komentar tambahan terkait asal-usul laporan yang mereka terima. (Adi/R5/HR-Online)

17 hours ago
10

















































