harapanrakyat.com,- Harga Gas Elpiji subsidi tabung 3 kilogram di Kota Banjar, Jawa Barat, di tingkat pangkalan resmi bakal mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Harga tersebut akan menjadi Rp 19.600.
Rencana penyesuaian harga gas subsidi 3 kg yang biasa disebut si melon ini akan mulai berlaku pada Agustus mendatang. Hal itu diungkap Kabag Ekonomi dan Pemberdayaan SDA Setda Kota Banjar Tatang Nugraha.
Penjelasan Gas Elpiji Bakal Naik
Tatang mengatakan, penyesuaian harga harga gas LPG 3 kilogram tersebut terjadi karena Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku sudah tidak sesuai dengan kondisi harga jual di lapangan.
Ketentuan HET yang berlaku masih mengacu Surat Keputusan (SK) Wali Kota Banjar tahun 2015 yakni Rp 16 ribu per tabung isi 3 kilogram. Sementara itu, harga di lapangan sudah di kisaran Rp 22-23 ribu.
Selain itu, penyesuaian harga tersebut juga sudah dilakukan oleh kabupaten/kota yang lain. Sehingga dikhawatirkan ketika Kota Banjar tidak melakukan penyesuaian, gas yang ada di Banjar akan menjadi rebutan daerah lain. “Kita sudah lebih sepuluh tahun belum ada penyesuaian. Di lapangan harga juga sudah di kisaran Rp 22-23 ribu,” ujar Tatang kepada HR Online, Selasa (7/7/2026).
Lanjutnya menyebut, rencana penyesuaian harga gas LPG subsidi tabung 3 kilogram tersebut tidak hanya berlaku untuk Kota Banjar. Namun, rencana itu juga untuk wilayah Priangan Timur.
Baca juga: Demi Modal Nikah, Dua Pria Asal Garut Rampok Gudang Gas Elpiji Milik Majikan
Adapun penyesuaian harga terbaru adalah hasil koordinasi dengan Hiswana Migas Priangan Timur. Penyesuaian yang akan diberlakukan secara resmi yaitu Rp 19.600 per tabung gas isi 3 kilogram. “Untuk berlakunya nanti kita ikut wilayah Priangan Timur meliputi Banjar, Ciamis Banjar, Pangandaran sama Garut. Rencana maksimal bulan Agustus mulai berjalan,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, rata-rata distribusi gas elpiji 3 kg dari pangkalan mencapai 5.800 tabung per bulan. Selain itu, kuota tahunannya mencapai 70 ton.
Kuota lpg 3 kg Kota Banjar tahun 2026 sebanyak 7.221 Metrik Ton atau 2.407 tabung 3 kg. Sedangkan usulan atau proyeksi kebutuhan di tahun 2026 sebanyak 8.140 Metrik ton atau 2.713 tabung 3 kg. “Usulan atau proyeksi kebutuhan di tahun 2026 mencapai 8.140 Metrik ton atau 2.713 tabung 3 kg. Sejauh ini untuk pasokan gas subsidi lpg 3 kilogram masih aman,” pungkasnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

5 hours ago
5

















































