Baru Datang Tengah Musim, Penyerang Sayap Mali Ini Langsung Bikin Pertahanan Lawan Liga 1 Indonesia Kocar-kacir

1 day ago 12

Sepak bola Indonesia kembali mendapat pemain asing yang langsung menggebrak sejak menit pertama penampilannya. Moussa Sidibe, penyerang sayap asal Mali, hadir bukan sekadar pelengkap skuad. Melainkan pemain berusia 31 tahun ini menjadi mesin gol, yang mengubah peta persaingan di BRI Super League 2025/26.

Baca Juga: Juara Grup Timur, PSS Sleman Segel Tiket Promosi ke Liga 1

Sidibe datang ke Liga 1 Indonesia di paruh musim dengan membela Bhayangkara Presisi Lampung FC. Keputusan ini terbukti mengubah wajah lini serang The Guardian secara signifikan.

Torehan 12 gol dan enam assist hanya dalam setengah musim kompetisi, menjadikan pemain bernomor punggung 17 itu salah satu nama paling diperhitungkan di liga.

Rekam jejaknya bersama Johor Darul Takzim sebelumnya menjadi modal besar Sidibe untuk langsung beradaptasi tanpa masa transisi panjang di Indonesia. Pengalaman merumput di berbagai kompetisi berbeda, membuat tekanan laga-laga BRI Super League tidak menjadi hambatan bagi penyerang sayap asal Mali.

Menurut pernyataan Sidibe, ia mengaku bergabung dengan kompetisi yang menurutnya sangat ketat, namun proses adaptasinya berjalan jauh lebih mulus dari perkiraan. “Saya telah beradaptasi dengan sangat, sangat baik,” kata Sidibe katanya seperti dikutip dari laman resmi iLeague, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: Semen Padang FC Degradasi, Turun Kasta ke Liga 2

Pergerakan Penyerang Sayap Mali Bikin Barisan Pertahanan Lawan Tak Berdaya

Gaya bermain Sidibe yang dinamis dengan pergerakan tak terduga kerap memporak-porandakan organisasi bertahan lawan. Selain itu, ia juga memiliki akurasi operan yang turut mempertajam serangan Bhayangkara FC dari berbagai sudut lapangan.

Bahkan tidak hanya tercermin dari gol, kontribusinya juga melalui enam assist yang menunjukkan perannya sebagai kreator peluang.

Sidibe mengatakan, bahwa motivasi terbesarnya bukan angka statistik, melainkan keinginan menjadi lebih baik dari hari ke hari melalui kerja keras tanpa jeda.

Soal perbandingan dengan musim-musim sebelumnya, penyerang sayap asal Mali ini memilih bersikap realistis. Karena ia baru saja bergabung di tengah kompetisi, yang membuatnya tidak bisa mengukur potensi penuh jika tampil sejak pekan pertama.

Baca Juga: Debut Pahit Cyrus Margono di Persija Jakarta, Mauricio Souza Akui Belum Bisa Menilai  

Fokus Sidibe saat ini tertuju pada satu hal, membantu Bhayangkara FC mengakhiri musim di posisi setinggi mungkin, baik dalam konteks kolektif maupun pencapaian pribadinya. Pemain asal Mali dengan posisi penyerang sayap yang kini menjadi ikon baru suporter Lampung itu menegaskan, bahwa motivasinya tidak akan surut hingga peluit panjang akhir musim berbunyi. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |