Harapanrakyat.com,- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis, Edi Rusyana angkat bicara terkait guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terjerat kasus hukum. Mulai dari kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga penipuan bermodus bisnis Makan Bergizi Gratis (MBG).
Apih Edi sapaan akrab Ketua PGRI Kabupaten Ciamis ini membenarkan, jika guru yang terlibat merupakan anggota aktif organisasi PGRI yang bertugas di wilayah Kecamatan Lakbok dan Kecamatan Tambaksari.
Baca Juga: Disdik Ciamis Berhentikan Sementara Guru PPPK yang Diduga Terlibat KDRT dan Perselingkuhan
Edi menjelaskan, sebetulnya pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pengurus cabang untuk memantau perkembangan kasus tersebut.
“Untuk kasus KDRT itu di cabang Kecamatan Lakbok. Kami telah berupaya melakukan mediasi dan memberikan arahan kepada yang bersangkutan. Namun, karena perkara sudah masuk ke ranah pihak kepolisian, kita serahkan ke pihak berwenang untuk proses hukumnya,” katanya, Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga: Penipuan Berkedok MBG Terbongkar Polisi, Guru PPPK di Ciamis Tipu 10 Korban
Sementara kasus penipuan MBG berada di cabang Kecamatan Tambaksari. Guru PPPK yang kini sudah menjadi tersangka itu diduga terjebak dalam dinamika bisnis luar profesi yang akhirnya menjerat mereka ke ranah hukum. Menurut Edi, hal ini dipicu oleh kurangnya kompetensi wirausaha dan gaya hidup.
”Jiwa-jiwa mereka ini sedang semangat-semangatnya, jiwa muda yang mungkin kekurangan informasi, wawasan, dan kontrol terhadap hal-hal di luar profesinya. Godaannya terlalu banyak sekarang,” ujarnya.
PGRI Ciamis Dampingi Guru PPPK yang Terjerat Hukum
Apih Edi menambahkan, PGRI Ciamis berkomitmen untuk tidak tinggal diam dan akan terus memfasilitasi pendampingan semaksimal mungkin, meski kasus yang terjadi berada di luar pelanggaran kode etik pekerjaan.
Tidak hanya itu, Apih Edi juga berpesan bagi seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Ciamis agar tetap istiqomah dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga: Tanggapi Guru PPPK Terseret Kasus Hukum, Sekda Ciamis Ingatkan ASN Soal Integritas
”Tolong jaga marwah guru. Profesi ini mulia dan menjadi sorotan masyarakat luas. Jangan sampai kita mengabaikan profesi utama lalu lari ke profesi lain yang bukan bidang kita. Akhirnya berujung pada masalah hukum,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

3 hours ago
8

















































