Robot Curiosity NASA termasuk penjelajah luar angkasa yang sudah sangat populer. Baru-baru ini robot tersebut jadi sorotan kalangan ilmuwan. Hal ini karena robot tersebut terjebak di batuan Mars.
Baca Juga: Protocluster Tertua Terdeteksi NASA, Ungkap Alam Semesta Tumbuh Lebih Cepat
Planet Mars merupakan lingkungan keras yang memiliki radiasi intens. Di planet ini juga ada badai debu super dahsyat. Bahkan suhunya juga ekstrem karena bisa sampai -129⁰ C.
Robot Curiosity NASA Terjebak di Mars
Pada tanggal 25 April, robot ini mengalami kendala selama menjalankan misinya di Planet Mars. Hal ini karena robotnya terjebak di batu besar. Peristiwa tersebut terjadi saat robot ini melakukan pengeboran di Atacama Mars untuk mengambil sampel.
Saat pengeboran, batu tersebut bukannya hancur, melainkan tercabut utuh dari tanahnya. Batu Atacama ini tetap menempel dengan kuat di selongsong bor ketika robotnya mengangkat lengan robotik menjauh dari permukaan. Hal ini tentu mengejutkan karena biasanya robot NASA tersebut bisa menghadapi tantangan dengan mudah.
Robot Curiosity NASA ini memang sudah sering melakukan pengeboran. Baik itu untuk meretakkan ataupun memisahkan lapisan atas bebatuan. Akan tetapi, baru kali ini batunya menempel di bagian selongsong bor. Hal ini memperlihatkan bahwa masalah di antariksa memang sangat kompleks.
Karakteristik Batu Atacama
Batuan ini memiliki karakteristik tersendiri. Adapun salah satu karakteristiknya yaitu berkaitan dengan bobot batu. Batu ini memiliki bobot hingga 28 pon atau setara 13 kg.
Baca Juga: Program Viking NASA Disorot, Ilmuwan Serukan Peninjauan Ulang
Lalu untuk ukurannya, batu ini bukanlah batu kecil biasa. Sesuai perkiraan NASA, dasar batunya mempunyai lebar setidaknya 0,5 m. Kemudian untuk ketebalannya bisa sampai 15 cm.
Strategi Penyelamatan Curiosity
Menyadari robot Curiosity NASA tersangkut di batuan Mars, tim operator yang ada di Bumi tentu tak tinggal diam begitu saja. Ada banyak upaya yang dilakukan untuk menyelamatkan robot NASA tersebut. Adapun langkah pertamanya yaitu menggetarkan bor. Hal ini bertujuan untuk menggoyangkan batunya supaya jatuh.
Akan tetapi, upaya ini tidak membuahkan hasil. Nyatanya batunya tetap menempel pada bor robot tersebut. Pada akhirnya, tim operator kembali melancarkan strategi lainnya.
Selang 4 hari kemudian, tim operator berupaya untuk ubah orientasi lengan robot Curiosity NASA. Setelah itu, mengulangi getarannya. Sayangnya, bongkahan batunya tetap saja menempel meski mengeluarkan sedikit pasir.
Karena tak kunjung membuahkan hasil, akhirnya insinyur mengambil tindakan agresif pada 1 Mei. Dalam hal ini, insinyur memiringkan bornya lebih tajam. Setelah itu, memutarnya dan memberi getaran kuat.
Hal tersebut dilakukan sampai pada akhirnya memutar mata bornya. Walaupun tim operator yang ada di Bumi sudah menyiapkan urutan prosedurnya agar berulang kali melakukannya, namun nyatanya hanya butuh sekali percobaan. Dalam satu kali percobaan, batu Atacama akhirnya bisa terlepas.
Batu Atacama pun pecah ketika menghantam permukaan Planet Mars. Hal inilah yang membuat robotnya bisa terbebas. Robot Curiosity NASA pun bisa menjalankan misinya lagi untuk ambil sampel batuan lantas menghancurkannya jadi bubuk. Nantinya bubuk tersebut untuk analisis kimia dalam laboratorium internal robot.
Berbicara mengenai misi robot ini sebenarnya bukan hanya menjelajahi permukaan Planet Mars saja. Akan tetapi, robot ini juga mengemban misi untuk mencari tanda keberadaan air maupun potensi kehidupan mikroba yang ada di masa lalu. Robot ini juga aktif mengumpulkan data ilmiah yang mendukung penelitian di kalangan ilmuwan.
Kondisi Curiosity
Tak sedikit yang penasaran dengan bagaimana kondisi robot Curiosity NASA setelah terjebak di batuan Planet Mars. Tak mengherankan karena peristiwa tersebut berlangsung hampir seminggu lamanya. Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, NASA akhirnya memberikan laporan resminya.
Dalam laporan tersebut, NASA menjelaskan bahwa robotnya tak mengalami kerusakan permanen. Bisa kita bilang bahwa robot ini dipastikan dalam kondisi yang baik. Bahkan bisa melanjutkan eksplorasi di Mars. Laporan resmi dari NASA ini tentu terasa melegakan.
Baca Juga: Kemampuan Roman Space Telescope NASA yang Meluncur di Beberapa Tahun Mendatang
Robot Curiosity NASA memang selalu berhasil mencuri perhatian kalangan ilmuwan maupun pecinta astronomi. Jika selama ini terkena lihai dalam menangani tantangan di luar angkasa, namun rupanya agak berbeda saat tersangkut di batuan Mars. Untungnya, robot Curiosity milik NASA ini sangatlah tangguh hingga akhirnya bisa lolos dari batu Mars Atacama tersebut. Robot ini pun siap mengungkap berbagai hal menarik lainnya di Planet Merah. (R10/HR-Online)

5 hours ago
8

















































