Musisi Senior James F Telah Berpulang dan Dimakamkan di New York

5 hours ago 9

James F telah berpulang dan dimakamkan di New York City, Amerika Serikat, pada Kamis (7/5/2026) waktu setempat. Pemilik nama asli James F Sundah ini meninggal di usia 70 tahun, usai berjuang melawan kanker paru-paru. Pihak keluarga memutuskan menyampaikan pernyataan lewat keterangan tertulis yang dibagikan ke jurnalis, pada Jumat (8/5/2026) siang waktu Indonesia.

Baca Juga: Nikita Willy Mantap Hijrah karena Ingin Jadi Contoh Baik untuk Anak 

Kabar Kebenaran Musisi Senior Indonesia James F Telah Berpulang

Dalam pernyataan tersebut, yang menyebutkan jika James F telah berpulang, dengan dampingan istri, anak, dan keluarga tercinta. Kepergian sang maestro, menjadi duka besar bagi industri musik Tanah Air. Sebab, jika mengingat kiprah panjangnya beliau sebagai komposer, produser, arranger, serta penulis lagu yang melahirkan banyak karya monumental lintas generasi.

Menjelaskan, jika prosesi viewing dan ibadah penghiburan telah terselenggara pada Minggu, 10 Mei 2026, jam 15.00-20.00 PM EST, yang berlokasi di Schwartz Brothers Memorial Chapel, AS.

“Untuk ibadah pelepasan sekaligus pemakaman terlaksana pada 11 Mei 2026 jam 10.00 AM EST. Prosesi pertama funeral home, kemudian berlanjut ke pemakaman di St. John Cemetery,” ungkap pihak keluarga.

Baca Juga: Titi DJ Panen Kritikan Pedas Usai Bandingkan Sang Dewi Versi Vedra dan Lyodra, Citra Scholastika Ikut Berkomentar

Selain memberi kabar, keluarga juga menyinggung dress code saat pemakaman. Sebab para pelayat tidak boleh mengenakan busana hitam atau putih. Keluarga menyarankan pelayat memakai busana dengan salah satu dari empat warna merah, ungu, biru, oranye.

Sudah Berjuang Keras

Dalam beberapa tahun terakhir, James berusaha berjuang melawan kanker paru-paru yang ia derita sejak 2024 silam. Namun di saat kondisi kesehatan yang tak kunjung membaik, beliau masih tetap eksis dan berkarya.

“James benar-benar berjuang keras tak kenal lelah melawan kanker paru-paru yang beliau derita sejak 2024 bersama sang istri tercinta Lia Sundah-Suntoso, seorang pengacara imigrasi,” kata pihak keluarga.

Kemudian, pada 15 Oktober tahun 2025 lalu, ia resmi merilis lagu terakhirnya bertajuk Seribu Tahun Cahaya yang dibawakan oleh penyanyi muda, yakni Claudia Emmanuela Santoso. Lagunya tersebut, ia persembahkan kepada istri tercinta. 

Satu Hari Sebelum Kepergian

Tepatnya, sebulan kemudian, James menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Anugerah Musik Indonesia 2025. Sejak akhir dekade 1990-an, beliau dan keluarga memutuskan pindah dan bermukim di New York City, AS.

“Sebenarnya hanya selang satu hari sebelum kepergian, beliau bersama istri dengan mengenakan kursi roda sempat berkeliling area sekitar rumah, singgah di taman lalu makan es krim bersama,” ungkap James F Sundah.

Amati Perkembangan Musik Indonesia Hingga Akhir Hayat

James F Sundah masih tetap intens berkarya sekaligus mengamati perkembangan industri musik Indonesia sampai akhir hayatnya walaupun memutuskan menetap di New York City, AS, selama bertahun-tahun. Bahkan sejumlah hit telah beliau tulis. Adapun karya abadi yang ia miliki seperti, Lilin-Lilin Kecil (Chrisye), Astaga & Amburadul (Ruth Sahanaya), dan hit besar September Ceria (Vina Panduwinata).

Baca Juga: Tak Ambil Pusing Sentilan Mantan, Maia Estianty Buktikan Status ‘Istri Sultan’ Sesungguhnya

Dalam penutup pernyataan, pihak keluarga menyebut, usai James F telah berpulang, warisan musikal sang maestro akan terus hidup dan menjadi soundtrack kehidupan bagi banyak orang Indonesia. Meskipun kepergian beliau meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan penggemar. Namun mereka percaya, meski James F telah berpulang, tetapi semua hasil karyanya akan selalu melegenda dan terkenang selamanya. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |