Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengaku kecewa dengan adanya oknum Bobotoh yang menerobos ke lapangan menjelang pertandingan usai saat laga kontra Ratchaburi FC pada Kamis (19/2/2026). Pelatih dan manajemen Persib pun murka dengan tingkah tersebut.
Dalam laga tersebut, Persib meraih unggul 1-0 dengan gol yang Andrew Jung berikan pada menit ke-40.
Kemenangan tersebut tentunya sangat dinantikan oleh Bobotoh dan manajemen Persib. Namun sayangnya kemenangan Persib harus dibayar dengan kenyataan pahit.
Baca Juga: Fakta Menarik Pertandingan Persib Bandung Vs Ratchaburi FC di AFC Champions League Two 2025-2026
Gegara Oknum Bobotoh, Selebrasi Kemenangan Berubah Tegang
Insiden ini mengubah atmosfer stadion berubah tegang. Dengan usaha banyak pihak, oknum bisa terusir dan untungnya tidak ada korban jiwa.
Bojan Hodak yang melihat insiden itu mengaku frustasi. Sebab, apa yang oknum Bobotoh lakukan bisa saja mencoret perjuangan keras yang Tim Maung Bandung.
Apalagi tindakan tersebut bisa saja merugikan Persib kedepannya. Karena pihak AFC akan menurunkan sanksi atau denda yang jumlahnya tidak sedikit.
Bagi Hodak, tindakan ini juga termasuk egoisme terhadap tim. Kemenangan yang harusnya bisa dirasakan secara sukacita, berubah menjadi menegangkan.
Baca Juga: Kekalahan di AFC Champions League Two, Persib Bawa Beban Psikologis ke Super League
“Kami (Persib) bisa saja didenda karena seratus orang atau kurang. Mereka (oknum) merugikan semuanya,” jelasnya pada wartawan, Kamis (19/2/2026).
Dalam video yang beredar, tampak Bojan Hodak dan beberapa punggawa Persib menghadang oknum Bobotoh yang turun ke lapangan. Melihat banyaknya pihak manajemen Persib yang menghadang, akhirnya penggemar luluh dan berbalik ke tribun.
Harapkan Bobotoh Lebih Bijak
Berdasarkan penuturan Bojan Hodak, sebenarnya pihak manajemen mengaku kagum dengan militansi Bobotoh. Sebab dalam laga kandang, Bobotoh selalu memenuhi stadion untuk memberikan semangat kepada skuad Maung Bandung.
Mengingat dukungan dari Bobotoh merupakan kunci sukses mengalahkan Ratchaburi FC, manajemen berharap kedepannya Bobotoh memberi dukungan tanpa bersikap anarkis.
Baca Juga: Tiga Pilar Utama Persib Bandung Absen di Duel Panas Kontra Ratchaburi
“Mungkin ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka begitu fantastis,” ujar Bojan Hodak.
Ia menyebut, mayoritas Bobotoh memang bersikap tertib. Namun, tindakan segelintir orang ini malah membuat nama Bobotoh tercoreng di kancah internasional.
Saat ini Persib Bandung tengah menunggu penyelidikan resmi dari pihak pengawas kompetisi AFC. Harapannya Persib tidak mendapatkan sanksi yang akan menyulitkan tim ke depannya. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

4 hours ago
4

















































