Kisah Habib An Najjar, Lelaki Beriman dalam Surat Yasin yang Syahid

6 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Kisah Habib An Najjar diabadikan dalam Al Quran sebagai teladan keteguhan iman yang luar biasa dari pinggiran kota. Sosok mulia ini berani membela kebenaran meskipun harus menghadapi ancaman pembunuhan dari masyarakatnya sendiri yang ingkar.

Baca juga: Kisah Sayyidina Husein, Cucu Nabi yang Dipenggal

Ia rela meninggalkan rumahnya yang jauh demi mendukung perjuangan para utusan Allah yang sedang terdesak hebat. Kehadirannya menjadi penguat semangat dakwah dalam menyebarkan ajaran Islam di tengah kegelapan syirik kota Antiokhia.

Latar Belakang Kehidupan Habib An Najjar

Riwayat menyebutkan bahwa ia bekerja sebagai tukang kayu atau pembersih pakaian yang hidup sangat bersahaja sehari-hari. Ia disiplin membagi upahnya menjadi dua bagian, satu untuk nafkah keluarga dan sisanya untuk sedekah.

Kesederhanaan duniawi tidak menghalanginya untuk memiliki kualitas ruhaniah yang sangat tinggi dan tulus di hadapan Allah. Kebiasaan berinfak rutin menunjukkan kepedulian sosialnya yang peka di tengah masyarakat materialistis yang tamak.

Baca juga: Kisah Imam Muslim Mencium Kaki Imam Bukhari dan Mengarang Kitab Shahih

Julukan “lelaki dari ujung kota” mengisyaratkan tempat tinggalnya yang jauh dari pusat keramaian dan kekuasaan. Namun, jarak fisik tersebut tidak menyurutkan kepekaan batinnya untuk merespons seruan dakwah yang didengarnya.

Ia bergegas lari menuju pusat kota saat mengetahui nyawa para utusan suci sedang terancam bahaya. Semangatnya membuktikan bahwa pembelaan terhadap agama tidak mengenal sekat status sosial maupun lokasi tempat tinggal.

Ketiga utusan bernama Paulus, Hames, dan Syamun menghadapi penolakan keras berupa kesombongan penduduk penyembah berhala. Mereka dituduh sebagai pembawa sial meskipun telah menunjukkan mukjizat penyembuhan penyakit kusta dan buta.

Tragedi Pembunuhan Keji dan Azab Suara Menggelegar

Habib datang memberikan argumentasi cerdas agar kaumnya mau mengikuti utusan yang tidak meminta upah materi sedikitpun. Ia mempertanyakan logika penduduk yang enggan menyembah Allah padahal Dialah pencipta yang menjamin segala perlindungan.

Massa yang marah tidak menggubris nasihatnya dan langsung menganiaya Habib secara brutal tanpa belas kasihan. Mereka merajam tubuhnya dengan batu dan menginjak perutnya hingga ia wafat sebagai syuhada yang mulia.

Baca juga: Kisah Imam Bukhari dan Ibunya, Kekuatan Doa yang Luar Biasa

Malaikat segera menyambut ruh sucinya dengan kabar gembira masuk surga sesaat setelah nyawanya terlepas. Di alam barzakh, ia justru berdoa agar kaumnya mengetahui pengampunan dan kemuliaan yang Allah berikan padanya.

Kezaliman penduduk Antiokhia akhirnya mengundang murka Allah yang memerintahkan Malaikat Jibril untuk membinasakan mereka seketika. Satu teriakan keras dari langit sudah cukup untuk mematikan seluruh penduduk kota tanpa sisa sedikitpun.

Jejak kisah Habib An Najjar kini diabadikan melalui Masjid Habib-i Neccar di Turki sebagai pengingat sejarah Islam. Keberaniannya mengajarkan bahwa suara kebenaran dari rakyat jelata mampu mengguncang kebatilan dan meraih surga. (Muhafid/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |