Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan, Wali Kota Banjar Sebut Investor akan Bangun PLTS

4 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi penilaian dan refleksi 1 tahun masa kepemimpinan dirinya sebagai Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Banjar Supriana.

Ia memaparkan kondisi keuangan daerah yang sekarang ini sedang dihadapkan pada kebijakan efisiensi. Serta rencana kedatangan investor yang akan mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga: Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota Banjar, Aliansi Pemuda Soroti Lapangan Kerja dan Investasi

Sudarsono mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas adanya refleksi satu tahun masa kepemimpinannya. Perihal lapangan kerja, saat ini pihaknya tengah melakukan pendekatan dengan sejumlah investor agar mau masuk ke Banjar.

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Banjar

Sejumlah investor yang masih dalam tahap pendekatan di antaranya PT Indonesia Power yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dengan kapasitas 100 Mega Watt.

Nilai investasi tersebut mencapai sekitar Rp 4,2 triliun dengan luas lahan yang dibutuhkan mencapai 130 hektar. Kemudian, ada juga investor untuk penataan jaringan kabel optik dan lampu PJU.

Menurutnya, apabila ke depan investasi tersebut berjalan, tentunya akan berdampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Serta ketersediaan lapangan kerja untuk masyarakat.

Baca Juga: Sanksi Menanti Oknum ASN Kota Banjar yang Tilap Uang Santunan BPJS Ketenagakerjaan

“Kami juga akan melakukan penataan dengan menyiapkan lahan kawasan investasi untuk memudahkan para investor,” kata Sudarsono usai acara refleksi 1 tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wali Kota Banjar, Rabu (11/2/2026), di Pendopo.

Lanjutnya mengatakan, terkait kesejahteraan masyarakat, APBD Kota Banjar tahun 2026 hanya Rp 700 miliar lebih. Sehingga sangat jauh untuk mensejahterakan masyarakat.

Meski begitu, Sudarsono menegaskan bahwa APBD hanya sebuah instrumen atau stimulus untuk membantu masyarakat agar lebih mandiri, maju, dan sejahtera.

Baca Juga: APBD Kota Banjar Tahun 2026 Defisit Rp 24 Miliar, Pengadaan Mobil Dinas Bakal Direalisasi?

Pihaknya pun saat ini telah melakukan kebijakan efisiensi anggaran dan akan melakukan optimalisasi sektor Pendapatan Asli Daerah.

Menurutnya, salah satu jalan untuk menggali PAD dan membuka lapangan pekerjaan yaitu dengan cara membuka kran bagi investor agar mau berinvestasi di Kota Banjar. Pihaknya tengah mengupayakan hal itu.

“Satu-satunya cara kita membuka kran bagi investor. Saya juga selama ini mengupayakan itu dengan melakukan pendekatan kepada para investor agar mau berinvestasi di Banjar,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |