BEI Pantau Saham Hillcon Akibat Harga Bergerak Tak Wajar

14 hours ago 9

Bursa Efek Indonesia yang dikenal dengan BEI pantau saham Hillcon (PT Hillcon Tbk) secara ketat karena telah terjadinya penurunan harga saham signifikan. Keterbukaan informasi penurunan harga, menjadikan saham HILL masuk kategori UMA (Unusual Market Activity) karena harga yang bergerak di luar kebiasaan atau tidak wajar.

Baca Juga: Ekuitas Pemegang Saham yang Berkaitan dengan Klasifikasi dan Komponen

Alasan BEI Pantau Saham Hillcon 

Saham HILL UMA kini menjadi sorotan usai PT Hillcon Tbk buka langsung menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB) di sesi perdagangan, pada Rabu (18/2/2026). Kini BEI pantau saham Hillcon akibat harga saham merosot 15% setara dengan turun 12 poin ke level Rp68 per lembar.

Adanya tekanan jual tajam terjadi seiring penetapan status Unusual Market Activity (UMA) oleh Bursa Efek Indonesia. Inilah alasan mengapa semakin meningkatkan perhatian pelaku pasar akan pergerakan saham.

Dengan demikian, untuk investor wajib memperhatikan jawaban HILL terkait permintaan konfirmasi Bursa. Baik mencermati kinerja maupun keterbukaan informasi. Jangan lupa mengkaji kembali rencana corporate action, jika rencana belum mendapatkan persetujuan RUPS.

Tekanan Tajam dan Status UMA Saham Hillcon 

Bursa Efek Indonesia melalui Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan jika penetapan UMA terlaksana akibat adanya pola transaksi tak biasa pada saham Hillcon. Namun, BEI juga menegaskan apabila pengumuman tidak semata-mata menunjukkan adanya tindakan pelanggaran peraturan pasar modal. Status ini berlaku mulai Rabu lalu, dengan tujuan pemantauan lanjut pada pergerakan saham.

Baca Juga: OJK Siapkan Rencana Percepatan Aksi Integritas Reformasi Pasar Modal RI

Memang secara tren, saham Hillcon memang berada berada dalam tekanan bearish cukup dalam. Bahkan dalam sepekan, terdeteksi harga terkoreksi mencapai 37,61%, sementara dengan satu bulan telah turun 60,69%.

Bahkan dalam setahun (year-on-year), saham telah ambles sekitar 84,33% dari mulai level Rp 434 menjadi Rp 68 per lembar. Penurunan tajam inilah yang mencerminkan seberapa besar tekanan jual berkelanjutan jika sentimen negatif belum juga mereda.

Harapan Lebih Selektif

Dengan penetapan UMA, Bursa Efek Indonesia mengimbau agi pelaku pasar selalu mencermati kinerja keuangan, keterbukaan informasi, sampai risiko yang mungkin timbul sebelum pengambilan keputusan saat investasi. Kondisi volatilitas tinggi mampu menuntut kehati-hatian, khususnya bagi kalangan yang mempertimbangkan strategi jangka pendek ataupun panjang pada saham pergerakan ekstrem.

Di tengah volatilitas seperti saham Hillcon, penting untuk tidak terpancing pergerakan harga semata. Utamakan pemahaman akan risiko maupun fundamental masing-masing perusahaan. Jangan lupa gunakan platform terbaik guna memantau pergerakan pasar lebih real-time. Bisa juga lakukan investasi saham strategi dan matang sesuai profil risiko.

Baca Juga: Kabar BEI Suspensi Saham NZIA dan ELPI Usai Harga Meroket Tinggi 

Pada dasarnya sebuah investasi saham Hillcon selalu mengandung risiko, sehingga memerlukan pemantauan yang mana menjadi tanggung jawab pribadi. Selalu update informasi ini berdasarkan riset internal yang tidak berpengaruh pada pihak mana pun. Karena pada dasarnya harga saham Hill bisa berubah secara real-time, akibat masalah yang mengakibatkan penurunan. Itulah mengapa BEI pantau saham Hillcon. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |