Irigasi Longsor Hancurkan Kolam Ikan di Baregbeg Ciamis, Kerugian Capai Rp50 Juta

14 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Saluran irigasi di Dusun Balemoyan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis Jawa Barat, longsor setelah air meluap dan menggerus tebing penahan kolam milik kelompok budidaya ikan.

Longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Luapan air dari Sungai Cihaniwung masuk ke saluran irigasi dan mengikis TPT (tembok penahan tanah) kolam hingga akhirnya ambruk.

Baca Juga: Perkuat Jejaring KJSU-KIA, RSUD Ciamis Siap Akselerasi Layanan Kanker Mandiri

Dedi Mulyadi, pengurus kelompok budidaya ikan Desa Mekarjaya, mengatakan peristiwa itu diketahui saat dirinya hendak memberi pakan seperti biasa.

“Setiap pagi saya ke kolam untuk memberi pakan. Tapi saat sampai, ternyata tebing penahan kolam sudah longsor. Beruntung tidak sampai menghancurkan kolam milik kelompok,” ujarnya kepada harapanrakyat.com, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: DPRD dan Para Ketua Parpol Sepakat Tunggu Regulasi yang Tepat untuk Pengisian Wakil Bupati Ciamis

Menurut Dedi, longsoran sepanjang sekitar 10 meter dengan tinggi 6 meter tersebut merusak saluran irigasi menuju kolam warga. Akibatnya, aliran air dari Sungai Cihaniwung terpaksa dihentikan guna menghindari longsor susulan.

“Retakan di bagian saluran irigasi masih terlihat. Air tidak dialirkan dulu untuk mencegah longsor susulan yang bisa menghancurkan seluruh kolam, karena posisi tebing penahannya sudah rusak,” jelasnya.

Hujan Deras Picu Irigasi Longsor di Baregbeg Ciamis

Ia menambahkan, hujan deras yang kerap turun pada malam hari menjadi pemicu utama. Debit air sungai meningkat, meluap ke saluran irigasi, lalu menggerus tepian TPT hingga akhirnya runtuh.

Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta, terutama untuk biaya perbaikan kembali tembok penahan tanah. Jika hujan kembali turun sebelum ada perbaikan, dikhawatirkan longsor akan semakin parah dan merusak kolam secara keseluruhan.

Selain menimbulkan kerugian materi, peristiwa ini juga menghambat suplai air ke kolam milik warga lainnya karena saluran irigasi belum bisa difungsikan secara maksimal.

Baca Juga: Perkuat Pelestarian Budaya, 5 Museum di Ciamis Resmi Kantongi NPNM dari Kementerian Kebudayaan

“Mudah-mudahan tidak turun hujan lagi dalam waktu dekat supaya kami bisa melakukan perbaikan sementara, menahan longsoran agar tidak melebar dan saluran irigasi bisa kembali normal,” pungkasnya. (ES/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |