harapanrakyat.com,- Seorang petani muda asal Dusun Buniasih, Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membuktikan bahwa sektor pertanian jika ditekuni dengan serius dapat membuahkan hasil yang sangat menggiurkan.
Adalah Nurohman, pemuda kreatif yang berhasil menyulap sebagian lahan pesawahannya menjadi kebun melon yang produktif. Tak tanggung-tanggung, pada panen perdana kali ini, ia sukses mengangkat sekitar 3 ton melon kualitas unggul.
Nurohman mengungkapkan, pada musim tanam kali ini dirinya menanam sebanyak 1.500 batang pohon melon di atas lahan seluas 150 ubin. Jenis yang ia kembangkan adalah melon Madu dan Amanda.
Baca Juga: Abrasi Sungai Ciseel Ciamis Mengancam Tanggul, Warga Khawatir Banjir
“Alhamdulillah, untuk panen perdana ini sudah ada 3 ton yang terangkat. Itu pun baru separuhnya saja. Insya Allah, hari Sabtu besok akan lanjut panen kedua,” ujar Nurohman kepada harapanrakyat.com, Kamis (19/02/2026).
Bagi masyarakat yang ingin menikmati kesegaran buah melon langsung dari pohonnya, Nurohman mempersilakan pembeli untuk datang langsung ke lokasi kebun di Dusun Buniasih.
Namun, ia memberikan catatan unik bagi para pengunjung. Karena lahan yang digunakan adalah area pesawahan, pengunjung harus siap berpetualang dengan kondisi tanah yang basah.
Baca Juga: Irigasi Longsor Hancurkan Kolam Ikan di Baregbeg Ciamis, Kerugian Capai Rp50 Juta
“Pembeli bisa memilih sendiri, mau yang besar atau kecil bebas. Tapi karena lokasinya di sawah, area perkebunannya dipenuhi air. Jadi pemetik bisa sambil becek-becekan menikmati suasana khas pedesaan,” terangnya sambil tersenyum.
Mengenai harga, Nurohman mematok harga yang cukup terjangkau. Untuk melon kualitas Grade A, ia banderol dengan harga Rp 10.000 per kilogram, sedangkan untuk Grade B seharga Rp 8.000 per kilogram.
Petani Muda Asal Purwadadi Ciamis Buka Lapangan Pekerjaan
Keberhasilan Nurohman dalam berkebun melon ternyata tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Ia juga mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi lingkungan sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan.
“Alhamdulillah, saya juga bisa mempekerjakan warga di sini. Saat ini ada sekitar 12 orang yang ikut membantu bekerja di kebun,” pungkasnya.
Baca Juga: Perkuat Jejaring KJSU-KIA, RSUD Ciamis Siap Akselerasi Layanan Kanker Mandiri
Kisah sukses Nurohman ini menjadi bukti nyata bahwa potensi pertanian di Kabupaten Ciamis, khususnya di wilayah Purwadadi, masih sangat terbuka lebar jika dikelola dengan inovasi dan semangat pantang menyerah oleh generasi muda. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

13 hours ago
8

















































