Partikel subatomik yang netral penting untuk diketahui. Adapun partikel yang dimaksud tidak lain yaitu neutron. Untuk mengenal partikel ini secara lebih mendalam, pastikan tidak melewatkan ulasan lengkapnya di bawah ini.
Baca Juga: Tinggi Rendahnya Bunyi Beserta Faktor yang Mempengaruhinya
Partikel Subatomik yang Netral dan Definisinya
Pembahasan pertama, kita akan kupas tuntas seputar pengertiannya terlebih dulu. Pada dasarnya, neutron ialah salah satu partikel yang menyusun atom. Partikel ini tidak memiliki muatan negatif ataupun positif.
Untuk letaknya, partikel ini ada di bagian inti atom yang bersamaan dengan proton. Letaknya tidak di luar inti atom. Alasannya tidak lain karena partikel tersebut tak akan stabil jika ada di luar inti atom.
Sementara untuk istilahnya, kata neutron asalnya dari bahasa Latin, yaitu neutral. Arti istilah tersebut ialah tak memiliki muatan sehingga sifatnya netral. Sifat partikel subatomik netral inilah yang membedakannya dengan partikel penyusun atom lainnya.
Karakteristik Neutron
Selain memahami pengertiannya, pastikan juga tidak melewatkan pembahasan seputar karakteristiknya. Berikut beberapa diantaranya.
Ukuran
Neutron yang tidak memiliki muatan positif maupun negatif ini mempunyai ukuran hampir sebesar proton. Diameternya sendiri sebesar 1,7×10-15 m. Oleh karena itu, neutron bukanlah partikel fundamental.
Jumlah Atom
Karakteristik partikel subatomik yang netral berikutnya terlihat dari jumlah atomnya. Pada dasarnya, semua atom mempunyai jumlah neutron dan proton yang sama. Hal tersebut di dalam inti atomnya.
Baca Juga: Contoh Gaya Hambatan Udara dalam Kehidupan Sehari-Hari
Massa
Neutron juga memiliki karakteristik tersendiri terkait massanya. Dalam hal ini, neutron mempunyai massa hingga 1,67493×10-34 gram.
Fakta Menarik Neutron
Neutron juga memiliki sejumlah fakta menarik. Untuk mengetahui apa saja fakta tersebut, bisa ikuti terus pembahasan berikut ini.
Penemuan
Salah satu fakta tentang partikel subatomik yang netral yakni mengenai penemuannya. Ternyata Ernest Rutherford adalah salah satu sosok penting yang turut berjasa dalam awal penemuan neutron. Kala itu ia melakukan suatu penelitian.
Awalnya ia merasa ada yang janggal saat meneliti massa inti atom. Sebab masanya selalu lebih besar dari massa proton di dalamnya. Ia pun menduga bahwa ada partikel lain yang tidak memiliki muatan.
Dugaan tersebut terbukti pada tahun 1930-an saat J. Chadwick menemukan partikel dasar ketiga di dalam inti atom. Partikel tersebut tak bermuatan dan akhirnya terkenal dengan nama neutron. Massa neutron sedikit lebih berat daripada proton.
Keberadaannya sendiri terungkap lewat percobaan J. Chadwick. Ia melakukan percobaan menembak lapisan tipis berilium serta boros menggunakan partikel alfa. Percobaan partikel subatomik yang netral ini menunjukkan hasil berupa pancaran radiasi energi tinggi.
Dari percobaan ini juga menunjukkan bahwa partikel bersifat netral bisa menimbulkan radiasi berdaya tembus yang tinggi. Karena percobaan tersebut, J. Chadwick lantas mendapatkan hadiah Nobel Fisika pada 1935. Penemuannya memang memberikan banyak manfaat dalam ilmu Fisika maupun Kimia.
Fungsi
Fakta lainnya ialah dari segi kegunaan atau fungsi neutron. Keberadaan partikel ini tentu bukan tanpa kegunaan begitu saja. Justru fungsinya sangat penting karena berguna dalam memenuhi stabilisasi inti atom.
Supaya inti atom tetap stabil, partikel subatomik yang netral ini berperan penting dalam menyediakan massa. Hal ini tidak hanya untuk dirinya sendiri. Akan tetapi, peran tersebut juga berguna dalam memastikan tak ada konflik antara proton dan elektron yang berseberangan.
Lebih dari itu, neutron juga berperan penting sebagai agen perubahan nuklir. Hal ini terlihat dari peranannya selama fisi nuklir. Momen ini memperlihatkan pecahnya inti atom akibat pembombardiran menggunakan neutron bebas. Pada akhirnya, peristiwa tersebut memicu reaksi untuk melepaskan energi dengan jumlah yang besar.
Sifat Khusus
Dalam fakta menarik tentang neutron, kurang lengkap jika belum memahami bagaimana sifat khususnya. Ternyata neutron ini memiliki sinar dalam medan listrik atau medan magnet yang tak dibelokkan ke kutub negatif maupun positif. Mengingat, neutron memang tak bermuatan.
Baca Juga: Pengertian dan Manfaat Pemantulan Gelombang Bunyi
Pembahasan seputar partikel subatomik yang netral memang tak henti-hentinya mencuri perhatian. Hal ini terutama bagi siapa saja yang memang tengah fokus mempelajari atom ataupun kelistrikan. Hal yang pasti, neutron termasuk partikel subatomik netral dengan peranan penting tersendiri. Sebagaimana uraian tadi, neutron juga memiliki ciri khas dan sifat khusus. Hal ini bisa jadi acuan untuk membedakannya dengan partikel lainnya. (R10/HR-Online)

14 hours ago
9

















































